FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Kedua X di Vichy


Lanjutan dari klik
 
 
Selasa, 8 Juli merupakan hari ketiga di kota Vichy. Aku bangun pagi sekali karena ini hari pertamaku belajar di kelas ”Motiver à Apprendre, Apprendre à Motiver” dan ingin segera ke Cavilam. Tepat pukul 7 pagi, aku jalan kaki sambil menikmati suasana kota Vichy. Sepi sekali, tidak ada suara burung berkicau… seperti tidak ada kehidupan. Dari jauh kulihat gedung Cavilam, sangat bagus bentuknya. Ketika sampai di sana, kulihat teman-teman sudah berkumpul di teras Cavilam. Tampaknya mereka sedang curhat tentang tempat tinggal mereka.
Singkat cerita, pukul 8.00, kami membubarkan diri dan menuju kelas masing-masing. Wow… ruang belajarnya…nyaman dan topik yang aku pilih sangat menarik sehingga tidak terasa waktu belajar cepat berlalu. Waktunya makan siang. Aku bergegas ke luar kelas untuk mencari teman-teman karena sudah rendez-vous pergi bersama ke resto U, letaknya ada di dalam komplek Cavilam. Jaraknya sangat dekat dengan tempat belajar sekitar 2 menit. Di Resto U, aku pikir sistem prasmanan ternyata saat mengambil makanan, kami dilayani. Wah… porsi yang diberikan banyak sekali, maklum biasa makan sedikit, jadi kaget… melihatnya. Lha… kita makan ayam setengah potong (1 ayam dibagi 2). Pukul 13.00, kami harus kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan pelajaran. Biasanya kalau habis makan terus belajar, aku ngantuk, tapi kali ini tidak karena cara mengajar gurunya sangat menarik dan memotivasi peserta kursus.
Sore harinya, kami bersiap-siap menghadiri undangan Bapak walikota Vichy, Claude Malluret dan berkumpul di Cavilam.
Di kantor walikota Vichy (Hôtel de ville), ramai sekali sampai aku tak dapat melihat pak walikota. Dan ternyata pak walikota tidak dapat menerima kami karena harus ke …. ke mana ya…?
Ya sudahlah… dah lupa. Jadi diwakilkan oleh sekretaris kota Vichy. Singkat cerita.. disana kita hanya disediakan minuman dan makanan ringan saja. Acara sederhana tidak seperti di Indonesia … seremonial. Sayup-sayup kudengar mereka mengucapkan selamat datang dan kita ini sebagai tamu kehormatan di kota Vichy serta mengenalkan orang yang berjasa pada kota Vichy, Ibu Marie de Rabutin Chantal yang dikenal sebagai Madame Marquise de Seyigne (1626-1686). Kulihat teman-teman asik mencoba makanan dan minuman, bergerombol (maklum orang Indonesia senangnya kumpul sendiri).
Malam hari, kita diajak ke kota Pousset, letaknya tidak jauh dari kota Vichy, untuk menonton pertunjukkan teater. Kota Pousset sebuah kota kecil yang terletak di bawah (selatan) kota Vichy.
Kita semua berpakaian rapi dan berjaket karena kita, terbayang sudah, akan menonton teater di dalam gedung. Ternyata sampai di sana, kita nonton teater jalanan… masuknya mereka bermain di tempat terbuka. Mereka bermain dengan penonton karena tidak ada batas antara panggung dan bukan. Properti yang mereka gunakan luar biasa … besar. Bagus dan menarik pertunjukkannya, sayang… waktu cepat berlalu, hari sudah malam tetapi matahari masih tampak. Suasana seperti sore hari…magrib tepatnya. Kulihat jam ternyata sudah pukul 10.00. Dan bersiap…siap kembali ke rumah (Vichy).
Sampai di rumah, … sepi sekali… , aku tidak tahu ibuku sudah pulang atau belum. Kulihat sudah jam 11.00… yah.. aku masuk kamar trus tidur dech…
 
 
bersambung ke klik.

Filed under: Cerpen, Vichy , , , , , , , ,

3 Responses

  1. roctak mengatakan:

    Kegiatannya padat.. ya..?
    Pasti mengasikkan… ;)

Leave a Reply

blog-indonesia

Arsip

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

enjoy-jakarta

logo-pemilu-3

logo-ibsn-11

hiblogikoh