FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Kecenderungan Perkembangan Lingkungan Strategis

Menjelang Pemilu 2009, para kader pemimpin atau calon pemimpin bangsa harus memperhatikan kecenderungan perkembangan lingkungan strategis. Lingkungan Strategis (baik pada tingkat global, regional maupun nasional) akan berpengaruh pada keseluruhan arah kebijakan politik luar negeri dan pertahanan nasional. Lingkungan strategis juga mempengaruhi pembangunan kemampuan diplomasi Indonesia, pembangunan kekuatan, serta kebijakan strategis yang akan diambil dan akan dioperasionalkan untuk menghadapi perubahan/dampak lingkungan strategis. Pemahaman atas lingkungan strategis ini sangat diperlukan untuk membangun postur pertahanan yang sesuai dengan perkembangan lingkungan strategis, sekaligus dihasilkan kebijakan pertahanan yang mampu mempertahankan dan memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia. Oleh karena itu kecenderungan perkembangan global, regional dan nasional perlu diperhatikan untuk pengkaderan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan.

Pengaruh dari fenomena lingkungan strategis dapat digunakan untuk mencari peluang yang dapat dimanfaatkan dalam upaya pengkaderan kepemimpinan untuk mewujudkan pertahanan nasional. Di sisi lain, perlu dicermati pula kendala-kendala yang dapat menghambat upaya pengkaderan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan. Kendala-kendala tersebut harus segera dieleminir agar tidak mengganggu proses pengkaderan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan.

Pengaruh Lingkungan Global

Ancaman keamanan tradisional (perang antar negara) sangat kecil (kecuali negara tertentu) saat ini, tetapi hubungan internasional masih diwarnai oleh ketidakpastian yang terkait dengan isu-isu ekonomi, politik, dan keamanan. Ancaman-ancaman keamanan tradisional sebagian besar telah berganti dengan ancaman-ancaman keamanan non tradisional (ancamanancaman non militer). Pada konteks global, lingkungan strategis yang diduga berpengaruh dominan pada kebijakan pertahanan Indonesia, antara lain :

1. Dampak isu globalisasi, meliputi :

  • Terbukanya ekonomi nasional dapat melahirkan tantangan terhadap kedaulatan NKRI.

  • Timbulnya kerawanan sosial, ekonomi, politik, dan keamanan Indonesia akibat tekanan-tekanan negara maju.

  • Meningkatnya kerawanan sebagai akibat dari penetrasi asing yang melewati batas-batas negara. Misalnya, arus modal, arus gagasan, mobilitas penduduk, dan munculnya aktor-aktor bukan negara.

2. Dampak kebijakan politik luar negeri AS. Berubahnya/bertambahnya tiga pilar politik luar negeri AS (Demokrasi, HAM, dan lingkungan hidup) menjadi perang terhadap terorisme, berimbas kepada negara-negara yang dalam proses transisi dari pemerintah otoriter ke demokrasi, seperti Indonesia. Indonesia harus bekerjasama dengan AS dan negara lainnya di dunia, untuk menciptakan keamanan dunia, khususnya dalam mengatasi terorisme dan kejahatan lintas negara lainnya. Padahal, Indonesia sedang dalam pemulihan ekonomi, proses konsolidasi demokrasi, dan masih menghadapi persoalan-persoalan disintegrasi bangsa. Untuk itu, Indonesia harus pandai-pandai dalam membuat kebijakan yang dapat memaksimalkan kepentingan nasionalnya.

3. Dampak meningkatnya peranan PBB, khusunya di bidang keamanan. PBB bukan saja menangani persoalan konflik antar negara (inter state conflict), melainkan juga konflik di dalam suatu negara (intra state conflict). Mengingat pengakuan yang luas bahwa keamanan internasional dapat dipengaruhi oleh persoalan-persoalan di dalam dan antar negara. Indonesia harus menerima kenyataan bahwa tidak dapat lagi mengabaikan kaitan antara tragedi kemanusiaan yang terjadi di dalam negeri dengan intervensi kemanusiaan PBB. Bila Pemerintah Indonesia tidak mampu secara sendirian menangani masalah keamanan dalam negeri yang menyebabkan tragedi kemanusiaan, maka Indonesia harus menerima kehadiran pasukan multinasional (PBB) untuk melakukan intervensi kemanusiaan, seperti yang pernah terjadi di Timor Timur pasca jajak pendapat pada akhir Agustus 1999.

4. Dampak perkembangan teknologi dan industri pertahanan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam dekade terakhir telah menimbulkan revolusi di bidang kemiliteran (Revolution in military affairs - RMA) dan sistem pertahanan. Pada akhirnya RMA akan ikut menentukan perkembangan dan perubahan doktrin, organisasi militer, serta strategi perang. Kecenderungan untuk melakukan investasi pada RMA telah menimbulkan perlombaan senjata antar negara-negara maju serta menimbulkan jurang teknologi antara negara maju dan negara-negara sedang berkembang, termasuk Indonesia.

5. Dampak merebaknya isu-isu ancaman keamanan non tradisional. Merebaknya isu-isu ancaman keamanan non tradisional yang terjadi sejak berakhirnya perang dingin telah mendorong Indonesia untuk ikut merespons perkembangan tersebut. Isu-isu tersebut antara lain menyangkut masalah terorisme, lalu lintas obat terlarang, perompakan dan pembajakan di laut.

Pengaruh Lingkungan Regional

Lingkungan strategis Indonesia di tingkat regional, baik di kawasan Asia-Pasifik pada umumnya maupun Asia Tenggara pada khususnya, paling sedikit ditandai oleh lima perkembangan dan kecenderungan strategis, yaitu :

  • Pertama, kepentingan dan kebijakan keamanan dan pertahanan negara-negara besar khususnya AS, RRC, Jepang, dan Rusia.

  • Kedua, dinamika perkembangan dan kecenderungan kerjasama keamanan multilateral, khususnya ASEAN dan ARF, serta sikap negara-negara besar.

  • Ketiga, dinamika kerjasama dan kompetisi ekonomi regional, terutama mengenai prospek free trade serta kompetisi mengenai akses terhadap pasar dan resources (modal, sumber daya manusia, teknologi, sumber daya alam).

  • Keempat, potensi konflik/sengketa antar negara, khususnya sengketa wilayah dan perbatasan. Kelima, meningkatnya arti penting isu dan masalah kejahatan lintas nasional.

Pengaruh Lingkungan Nasional

Pada beberapa tahun mendatang, Indonesia masih akan menghadapi persoalan-persoalan pelik, antara lain :

1. Dinamika reformasi di segala bidang pada tataran nasional. Secara kasat mata reformasi total yang didengungkan kalangan cendekiawan dulu telah melenceng dari yang diinginkan semula oleh kalangan masyarakat. Tingkah laku sebagian pemimpin politik, baik di eksekutif maupun di legislatif, lebih menonjolkan kepentingan pribadi dan kelompoknya daripada kepentingan bangsa secara keseluruhan.

2. Transisi dari sentralisasi pemerintahan ke desentralisasi masih menimbulkan riak-riak sosial, ekonomi dan politik di berbagai daerah. Desentralisasi pemerintahan ditujukan untuk kemakmuran dan keamanan masyarakat. Dalam banyak kasus masih terjadi gejolak di daerah yang terkait dengan proses desentralisasi pemerintahan tersebut. Misalnya, adanya perebutan pengelolaan sumber daya alam antara pemerintah pusat, propinsi, dan kabupaten.

3. Adanya persoalan separatisme, khususnya di Papua yang mencoba untuk memperoleh perlakuan yang sama dengan di Aceh.

4. Proses pemulihan ekonomi yang berjalan lamban, disebabkan antara lain karena :

  • Pelarian dana ke luar negeri oleh pengusaha besar nasional yang berutang kepada negara.

  • Tidak sinkronnya persoalan penanaman modal antara pusat dan daerah.

  • Situasi keamanan dalam negeri yang belum stabil di beberapa daerah.

  • Demonstrasi atau tuntutan buruh untuk menaikkan upah tanpa diimbangi oleh produktifitas kerja.

  • Globalisasi menuntut adanya ekonomi terbuka/serba hitung dan persaingan yang ketat.

5. Konflik-konflik sosial yang disebabkan oleh gabungan dari dua atau lebih faktor, seperti sentimen kesukuan, sentimen keagamaan, rendahnya toleransi antar masyarakat dan adanya kesenjangan ekonomi di masyarakat.

6. Terorisme di dalam negeri. Perlu adanya kerja sama yang baik antara Polisi, TNI, aparat intelijen, dan seluruh penyelenggara negara (penegak hukum), serta institusi internasional untuk mengatasinya. Jika tidak, Indonesia akan tetap dipandang sebagai salah satu sarang terorisme di Asia Tenggara.

Peluang dan Kendala

1. Peluang.

  • Sumpah Pemuda merupakan perjanjian awal yang secara formal menyatukan komunitas manusia yang berdomisili di nusantara untuk menjadi ‘komunitas Indonesia’ (peleburan dan kolaborasi ‘orang asli’ dan ‘orang pendatang’ menjadi satu ‘bangsa Indonesia’). Hal ini merupakan modal dasar dalam proses pengkaderan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan.

  • Cita-cita dan tujuan nasional yang tercantum pada alenia kedua dan keempat UUD 1945 merupakan landasan untuk kemerdekaan dan kebangsaan Indonesia. Hal ini disebabkan oleh kesepakatan berbagai nilai dari bangsa Indonesia setelah mengendorse kontrak sosial baru yaitu Proklamasi Kemerdekaan. Cita-cita dan tujuan nasional merupakan pedoman bagi proses pengkaderan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan.

  • Tetap diterimanya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara karena Pancasila juga merupakan modal dasar dalam menata pengkaderan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan.

  • Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi akan memudahkan pengkaderan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan untuk mencetak atau menghasilkan kepemimpinan yang berbasis kompetensi, efisien dan efektif, akuntabilitas serta pandai menyikapi perubahan.

  • Mantapnya stabilitas nasional bidang pertahanan dan keamanan dan pemulihan ekonomi nasional akan mendukung terwujudnya pengkaderan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan.

2. Kendala.

  • Multikulturalisme dapat memicu terjadinya berbagai macam konflik yang akan menimbulkan tidak stabilnya bidang politik. Kondisi ini akan menghambat pengkaderan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan.

  • Krisis ekonomi yang berkepanjangan dan belum dapat dipulihkan sampai saat ini akan mengganggu pengkaderan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan.

  • Belum terselesaikannya konflik horisontal dan masalah di  daerah serta kerusuhan yang terjadi akan mengganggu proses pengkaderan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan.

Demikianlah sekilas pandangan tentang perkembangan lingkungan strategis yang harus kita waspadai dan tanggulangi bersama. Semoga bermanfaat.

About these ads

Filed under: Indonésie, Pertahanan, , , , , , , , , , , , , , , ,

18 Responses

  1. I constantly spent my half an hour to read this blog’s content all the time along with a cup of coffee.

  2. Thanks for this wondeful post. i just wish many could read this for them to be inform.

  3. replica handbags mengatakan:

    If you want to buy some cheap replica handbags online, I suggest you go to…

  4. incuncRam mengatakan:

    Restaurants in the United States. Search or browse list of restaurants.

  5. [...] telah berubah dengan cepat, namun ada juga yang tetap. Perubahan selalu terjadi untuk mengikuti perkembangan lingkungan strategis. Daya ramal suatu ilmu sering tak berdaya dihadapkan pada perubahan tersebut. Memang untuk mengerti [...]

  6. [...] Perubahan Organisasi di lingkungan Dephan sangat diperlukan untuk mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis. Salah satu revisi organisasi di lingkungan Dephan adalah menambah Badan sebagai pelaksana teknis. [...]

  7. bento mengatakan:

    beberapa hal saya jadikan referensi u disebarluaskan pada khalayak lain.tks

  8. Kang Nur mengatakan:

    wah bagus juga bila pemikiran2 strategis hankam dapat pula diketahui oleh wong ndeso macam saya :)
    saya jadi tambah wawasan

    —————————-
    @Kang Nur: Alhamdulillah … semoga tambah luas…

  9. cenya95 mengatakan:

    @pengendara, @achoey sang khilaf: thanx…

  10. achoey sang khilaf mengatakan:

    wah hebat
    ini mah karya ilmiah :)

  11. pengendara mengatakan:

    selamat menunaikan ibadah puasa 1429 H,
    sekalian kasih tau link ubai

  12. cenya95 mengatakan:

    @ubaiarab: okey… tapi mana url nya?
    @subpokjepang: sama2x

  13. subpokjepang mengatakan:

    selamat menunaikan ibadah puasa 1429 H

  14. ubaiarab mengatakan:

    bonjour…..
    salam kenal, ini pak baru mengudara di dunia hayal… pak tukeran link yuk… merci

  15. cenya95 mengatakan:

    @jenahudin: Bravo…!!!

  16. jenahudin mengatakan:

    zaenal bilang,

    hetrixs

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 956 pengikut lainnya.

Halaman

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 956 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: