Ringkasan Cerita #4
Kelompok ”Aristra” pimpinan Darsono sudah siap menyelenggarakan gladi kotor di aula dalam angka mengikuti lomba penampilan kreasi seni antar SMU. Pak Tris diminta untuk memberi saran dan dorongan. Pak Tris pun mengiyakan. Semangat yang diberikan Pak Tris telah membakar jiwa kelompok ini. Namun Melihat perubahan Elsa, Pak Tris sadar akan tugasnya dan masih merasa dibebani Elsa.
…
Pementasan kreasi seni itu memang dapat diselenggarakan dengan baik. Atas nama Kepala Sekolah, Pak Tris memberikan sambutan. Mata Elsa berbinar. Tris memakai hem seperti yang dimintanya. Elsa sendiri tampil sebagai MC dengan baik. Seluruh penampilan telah menunjukkan kemampuannya berkreasi. Di luar dugaan yang tak tejangkau sebelumnya sound system jelek sekali. Hebatnya para penampil seperti sudah lebur dalam peran yang dipikulnya. Tampil total.
Dalam evaluas akhir Tris tetap memberikan semangat. Yang penting, katanya, kreasi itu sendiri telah tertampil dengan bagus. Hal-hal lain yang menghancurkan hendaknya dijadikan pemikiran yang akan datang. Anak-anak menerima evaluasi ini dengan sikap yang rasional. Tidak ada masalah. Semua memahami duduknya persoalan. Sound system di luar jangkauan dugaannya.
Hari-hari terus berlari. Semua menggelinding menuju arah sesuai dengan fungsinya masing-masing. Tris sibuk dengan tugas-tugas keguruannya. Anak-anak sibuk dengan tugas-tugas menjelang semester ganjil, juga Elsa.
Dalam pembagian rapor di pertengahan Desember itu suasana sekolah seperti pasar. Penuh dan berdesak-desak. Orang-orang tua yang datang untuk mengambil rapor berjubel di galeri. Setelah mereka memasuki kelas-kelas putranya, mulailah berkurang berjubelnya. Namun tak lama kemudian kelompok siang yang mulai berdatangan, tetap menimbulkan suasana sesak di sekolah itu. Sesak dengan yang akan pulang dan yang baru datang. Sampai siang !
Elsa sudah nyelonong ke ruang guru langsung ke meja Tris. Tris baru saja selesai membagikan rapor di kelasnya.
~ ”Mau apa lagi ?”
~ ”Lapor.”
~ ”Ayahmu tidak pulang ?”
~ ”Mulai deh !”
~ ”Lalu…, apa ?”
~ ”Elsa sudah menerima rapor.”
~ ”Berapa yang tidak tuntas. Numpuk ya…”
~ ”Idih…, emangnya. Nggak ada.
~ ”Satu pun ?”
~ ”Satu pun !”
~ ”Hebat juga anak Bengkulu ini !”
~ ”Iya dong ! Bapak liburan kemana ?”
~ ”Tugas, ke gunung. Bawa anak-anak Ksatrya. Kenapa ?”
~ ”Kita nggak ketemu lagi jadinya.”
~ ”Terus.”
~ ”Kangen.”
~ ”Hee ! Dengar.., Kalau kangen tulis saja kangenmu itu di buku harian titik. Tulis saja apa yang kau rasakan.”
~ ”Bapak mau baca ?”
~ ”Boleh. Tulis saja !”
~ ”Baik, akan saya tulis.”
~ ”bagus begitu.”
~ ”Apa saja yang Elsa rasakan.”
~ ”Bagus begitu.”
~ ”Bagus begitu…, bagus begitu…, Dimana bagusnya ?”
~ ”Non, dengan kau tulis, kau tidak akan punya beban lagi. Enteng jadinya. Tidak ruwet. Apa enaknya hidup ruwet begitu. Semua dipendam. Semua dipikir. Meledak baru tahu !”
Elsa pergi sambil tertawa.
~ ”Iya deh. Selamat libur. Satu minggu.”
Tris memandangi Elsa yang cantik itu meninggalkan ruang guru. Tris tertengun. Tersenyum dalam hati. Kemana arah bola mata ini menggelinding ? Loo.., mengapa harus berpikir kemananya ? Biarkan saja kemana maunya. Titik. Tris kian mantap. Satu tekadnya.
Filed under: Bahasa, Cerpen, Curhat , arts, Bahasa, Cerpen, Curhat, Etika, faites comme chez vous, guru, IBSN, Jurnal, kasih, moral, NaBloPoMo09, pelajaran, pendidik, sayang








Sambungannya kapan rilis niy? :sambil read back episode terdahulu:
Waaah., pak Tris seperti memberi harapan neh..hmm
[...] « Newer Older » [...]
[...] Older » [...]
masih berkanjut kang?
blue nanti dech selalu
pa cabar?
salam hangat selalu
sebuah pembelajaran yang baik untukku dengan membaca postingan ini
-salam- ^_^
met berakhir pekan bang
salam hangat selalu
semoga indah hari dan waktunya
Sajak ini tidak pendek pak

Btw ini kisah fikitif atau berdasarkan pengalaman pribadi pak?
memang tag.nya cerpen buut… koq segitu menjiwainya
bang
semangat ya
salam hangat selalu
doakan ya blue lagi kagak sehat nich
elsa.. malah jadi fokus ama elsanya..
gak nyambung nih, temenku itu sekarang di LP, dibilangan jangan make jangan make eh masih make
1 minggu lagi ?
blue mau diajak kawin masal yah.heheheh
salam hangat selalu
pa cabar?
link-nya “berlanjut”-nya masih error.
ayo dilanjutkan. lebih cepat lebih baik “-P
kok kayak sinetron beneran siihh?? jadi rugi kalo gak ngeliat awalnya. hehehe…
ayo lanjuutt
wah.. kaya’nya musti baca dari awalnya nih..
Tekadnya dah bulat… satu minggu lagi …