Gambar Perbandingan Undang-Undang No. 20 Tahun 1982 dan Undang-Undang No. 3 Tahun 2002. Bagan hasil olahan dari Beni Sukadis & Eric Hendra. “Dinamika Hubungan Sipil-Militer dan Pertahanan Semesta” dan Kusnanto Anggoro. “Menguraikan Pertahanan: Struktur Teritorial, Demokrasi dan Pertahanan Non Militer” dalam buku naskah Sishanneg, Ditjen Pothan Dephan R.I hlm. xii dan 14. sebagai berikut :
| UU No. 20 / 1982 | UU No. 3 / 2002 | |
| Aktor Utama | TNI | TNI & Lembaga Pemerintah lainnya |
| Pelibatan Masyarakat | Ratih, Linmas, Tanpa legalitas atau Undang-Undang, namun dilibatkan secara sistematis (contoh: milisi di Timtim) | Komcad, Komduk gunakan Undang-Undang (RUU Komponen Cadangan, RUU Komponen Pendukung) |
| Ruang Lingkup | Pertahanan dan Keamanan Negara | Pertahanan Militer dan Nir militer |
| Kontrol Sipil | Hampir tidak ada | Ada |
| Sumber Ancaman Utama | Internal dan Eksternal | Internal dan Transnasional |
| Konteks Politik | Dominasi militer dalam pembentukan mekanisme pengambilan kebijakan; militer sebagai agen negara otoriter; kelahiran doktrin politik militer (CADEK, 1988); militerisasi kementrian pertahanan | Reformasi, perubahan hubungan sipil-militer dalam konteks pertahanan negara; diluar konteks keamanan negara; hilangnya fungsi sosial politik TNI. |
| Status | Doktrin Nasional (Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1982) | Doktrin pertahanan negara melawan semua spektrum ancaman |
| Strategi Operasional Dominan | Strategi non-militer (baik itu dalam konteks pertahanan berlapis maupun pertahanan pulau besar); dominasi operasi intelijen dan fungsi teritorial | Pertahanan eksternal dan keamanan internal (operasi militer selain perang); kemunculan doktrin angkatan (untuk diintegrasikan kedalam doktrin militer dan strategi pertahanan) |
Filed under: Article, Indonésie, Pertahanan , dephan, IBSN, Informasi, NoBloPoMo09, peraturan, Pertahanan, PNS, sejarah, TNI, Undang-undang








hmmm… ditabelkan begitu jadi mudah ya membandingkannya..
Ulasan yang mantab…………
yang penting pertahanan diri hehe..
Salam kenal,
Ternyata banyak perubahannya, ya?
yups…
kalo masalah perang ada perbedaan ga antara sipil dan militer ?
Sipil dan militer pasti berbeda perlakuannya pada saat perang. Tapi sipil yang dijadikan sebagai komponen cadangan, pada kondisi perang, akan menjadi kombatan seperti militer dan mendapat pelakuan sama.
sahabat
sudah kutautkan blogmu
cakupan nya lebih luas dan didukung oleh lembaga lain . Produk uu terbaru di buat berdasarkan kebutuhan yang mendesak sehinga pola yang penerapannya lebih mendasar lagi
g’ ngerti ah yang beginian..
alam bang
pa cabar?
salam hangat dalam 2 musimnya blue
wkwk pake aktor utama segala’ kayak main pelem aja..
sore………….
wah senang dech blue bisa tahu about UU dari postingan abang………..ingat mas sekolah dech jadinya
salam hangat selalu
cenya sombong ya sekarang…udh ga mau maen ke aq lagi…..
Aduh… saya kurang ngerti ama yang begituan? malah jadi bingung!
mungkin kurang berbakat kali ya di bidang yang kaya begituan?
ya yang penting bagi saya yang bagus aja dech, yang terbaik bagi kita semua!
Stop Dreaming Start Action
Bener2 mengamati dengan seksama kebijakan di negeri ini ya
terutama dalah hal intelejen, dan pertahanan negara
salut
berkunjung,
salam manies….
wadooww.. banyak artikel UU niiyyy…
siiip deehh…
maksud transnasional itu apa sama dngan internasional ya
kira-kira bagusan yang mana tuh mas?
bagusan yang terakhir, mas.
g begitu ngerti ttg UU
Pertamaxxx…
waaahhhh ttg UUD ya mas okta? rada hank neh kalo masalah UUD hehe..
salam,