Terima kasih, Tuhan atas karunia-Mu hari ini. Malam ini Ika bisa diantar pulang Le, padahal besok Le harus bangun pagi-pagi sekali. Pasti capek dan mengantuk. Le memang baik dan seharusnya Ika membalas kebaikan-kebaikannya itu dengan tidak ngambek, nangis, kecewa dan sejenisnya. Ika harus bisa menahan emosi dan memahami Le apa adanya. Ika merasakan satu kebahagian yang lain di hari ini. Kenapa ? Ika sendiri sulit meyakinkannya. Mungkin karena kemarin Ika sudah merasa lega atau … karena Ika hampir bisa menetralisir perasaannya atau … karena sikap Le sore ini ? Entahlah… Baca entri selengkapnya »
Filed under: Bahasa, Cerpen, Jurnal , Bahasa, berita, cenya, cerita, Cerpen, cinta, Curhat, Etika, etis, faites comme chez vous, IBSN, iman, Informasi, Jurnal, mental, moral, NaBloPoMo09, pengalaman, renungan















Penggagas