Ya … tuhan …
Ku tak tahu lagi apa yang harus kulakukan
Takut dan malu
Apakah ini isyarat dari Mu
Agar ku mawas diri
Jangan melangkah terlalu jauh… ?
Ya … Tuhan …
Ma’afkan hamba Mu yang khilaf
Ku tak bias berkata-kata lagi
Semua kelu …
Semua beku …
Tuhan ….
Hanya Kau yang bias membantu
Lindungi hamba Mu ini.
Filed under: Art, Curhat, Poèmes , arts, cenya, faites come chez vous, IBSN, Informasi, NaBloPoMo09, Poèmes
Benar-benar kerja lembur, di kantor dan di rumah. Pantas kalau dimarahi karena Daku hampir tak punya waktu luang untuk istirahat.
Bagaimana bisa istirahat kalau masih punya setumpuk pekerjaan ?
Oh… Dunia…, dunia….
Tidak ada hentinya kegiatan…,
Tidak ada hentinya tawa…,
Tidak ada hentinya keluhan…,
Tidak ada hentinya keinginan…,
Kuputuskan untuk tidak kemana-mana…
Seharian di rumah… menyelesaikan segala urusan.
Read the rest of this entry »
Filed under: Curhat, Poèmes , arts, cenya, faites come chez vous, IBSN, Informasi, NaBloPoMo09, Poèmes
siang yang panas
lelah yang menggumpal
usai fisika, biologi, matematika
menumpuk di benak
menghajar habis-habisan
ah, bayang-bayang yang memburu
siang malam
dalam saat-saat yang terasa sangat panjang
menapaki aspal panas
siang yang begini
beca !
ternganga
terlontar jerit di luar kendali Pak Triiiiiiiiiis !
dalam hati tapi
terkunci lesu ditubuhku
abang beca menunggu
kemana, non ?
nggak bang !
berlalu
merintih
Bang,
wajahmu, pesonamu, sosok tubuhmu,
oh guru bahasa Indonesiaku !
kupandangi dengan hati dililit pelangi
Pak Tris ku membawa becanya
meluncur pelan
menuju arah sana
…
Filed under: Bahasa, Curhat, Poèmes , arts, Bahasa, Cerpen, Curhat, Etika, faites comme chez vous, guru, IBSN, kasih, moral, NaBloPoMo09, pelajaran, pendidik, Poèmes, sayang
Peradaban berubah mengikuti perilaku manusia.
Bicaralah pelan dan cepat berpikir untuk bertindak.
Lakukanlah secara bijaksana dan jangan permainkan harapan.
Semua tindakan pasti ada resiko.
Waktu pun tak terasa berlalu.
Katakan lah “aku mencintaimu” sebelum terlambat.
Tak ada kata sesal bila telah terjadi.
Kapan lagi … saat nya sudah dekat.
Maju tak gentar, membela yang benar … dan yang jujur.
Semoga berhasil

Filed under: Curhat, IBSN, Poèmes , arts, Budaya, Filsafat, harmoni, hidup, IBSN, Informasi, kasih, KORPRI, logika, mati, misi, moral, peduli, pengalaman, Poèmes, poeme, Politik, puisi, renungan, sayang, wacana
Saat ujian praktek bahasa Indonesia. Daku mendapat tugas membuat puisi dan harus dibacakan di depan kelas. Temanya sih tentang pendidikan. maka kupilih buku sebagai topik puisi ku ini. Judul buku kupilih karena buku sebagai sumber pengetahuan, dapat mengetahui segala halnya tanpa harus berpergian. Dapat disimpulkan bahwa buku merupakan pintu gerbang untuk menguasai dunia. Read the rest of this entry »
Filed under: Bahasa, Diklat, IBSN, Poèmes , Badiklat Dephan, belajar, Book, Budaya, Diklat, faites comme chez vous, IBSN, Informasi, Poèmes, poeme, puisi
Filed under: Article, Bahasa, IBSN, Poèmes , Art, Bahasa, Curhat, IBSN, Informasi, Poèmes, poeme, puisi, renungan
Filed under: Article, IBSN, Politik, Poèmes , Analisa, cenya, contest, Diklat, evaluasi, faites comme chez vous, Filsafat, IBSN, lomba, NaBloPoMo09, Opini, peduli, pelajaran, pemimpin, Pertahanan, Politik
Melati merekah di taman, nan indah berseri.
Kumbang terbang kian kemari,
menari-nari penuh arti setelah menghisap madu melati.
Kan kujaga melatiku, jangan sampai mati.
Bulan ini penuh arti, menyambut datangnya hari nan suci.
Allah turunkan seorang Nabi, bagai panutan beribadah.
Nabi utusan Ilahi,
Hijrah dari Mekah ke Madinah.
Tak lama lagi ku peringati, Maulid Nabi Muhammad S.A.W.
Meskipun ini cerita sedikit berarti sebagai penghibur hati.
Umur bertambah setiap hari.
Sudahkah berarti hidup ini ?
Read the rest of this entry »
Filed under: Civilisation, IBSN, Poèmes , arts, Bahasa, cenya, contest, Curhat, evaluasi, faites comme chez vous, IBSN, lomba, NaBloPoMo09, pelajaran, Poèmes
Penggagas