FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

le Rêve passe 1906

Lagu Sejarah Prancis : “le Rêve passe 1906″

Lagu dari jaman Napoléon, sebuah lagu yang diciptakan oleh Bérard pada tahun 1907 untuk merayakan kemenangan tentara napoléon.

Selamat menikmati.

Filed under: Pelajaran Bahasa Prancis, Vidéos , , , , , , , ,

IBSN : Kerangka

Perubahan di blog “Faites comme chez vous” terhambat karena kesibukan melanda diriku di bulan ini. Hasilnya lumayan : banyak ilmu dan pengalaman yang ku dapat. Dan ku usahakan untuk berbagi ilmu dan pengalaman sesuai motto blog Cenya95. smilycurigaMeskipun sampai saat ini hanya mampu berjalan-jalan melintasi beberapa blog, lihat sana…lihat sini, baca sana…baca sini. Terus buat catatan kecil dech. :D

Ada yang menarik perhatianku terutama alur cerita. Dan kesanku terhadap blog yang telah ku kunjungi sangat beraneka ragam. Kalau desain atau tampilan sangat relatif karena selera dan rasa. Ma’af bila tidak menyebutkan nama dan urlnya. :mrgreen: Maklum, khawatir akan ada ketersinggungan. Read the rest of this entry »

Filed under: Bahasa, IBSN , , , , , , , , , , , , , ,

Mencari Ide, Mencari Segi

Kering tulisan … Kering cerita … Kurang naskah membuat blog kita tak berubah. Sebenarnya mudah saja untuk menulis sebuah cerita. Masalah utamanya adalah waktu untuk menulis. Banyak ide namun tak ada waktu untuk menulisnya. Atau banyak ide namun tak dapat menuangkannya menjadi sebuah tulisan. Mana yang anda pilih ? Read the rest of this entry »

Filed under: Bahasa, Opini , , , , , , , , , , ,

Feature Dulu Baru … Berita

Kenapa ?

Feature pada hakikatnya adalah cerita yang berkisah. Feature melukiskan gambar dengan kata-kata; ia menghidupkan imajinasi pembaca; ia menarik pembaca agar masuk ke dalam cerita dengan membantunya mengidentifikasikan diri dengan tokoh utama.

Ingat ! Guru bahasa menekankan perlunya pengelompokkan materi yang berkaitan dalam satu paragraf. Wartawan mengorbankan bentuk tersebut agar mudah berkomunikasi. Jadi … Tulislah singkat dan sederhana. Kalimat majemuk yang panjang, kadang kala benar menurut tata bahasa, tapi bila ternyata pembaca tersesat dan bingung, penulis itu gagal berkomunikasi. Penggunaan kalimat sederhana lebih besar kemungkinannya untuk tidak menghadapi resiko kesalahan kata sambung. Tapi jangan lantas fanatik pada kalimat pendek. Kalau kalimat anda hanya terdiri dari pokok kalimat, kata kerja, dan obyek, saja sepanjang cerita, bisa membosankan.

Bagaimana cara membuat tulisan menarik dan enak dibaca ? Read the rest of this entry »

Filed under: Bahasa, IBSN , , , , , , , , , , , , , ,

Proses Penulisan

Dari kegelisahaan seorang Kawanlama95, atau mungkin juga pernah terjadi pada kalian semua, sebagai berikut :

Pak nulis ternyata susah ya. Banyak yang akan ditulis namun teknik penulisaannya, saya masih terhambat. Jadi pesan yang aku inginkan khawatir bias dan tidak mencapai tujuan. Bisa bantu saya dalam menulis.

maka Cenya95 memberikan pencerahan secara teoritis dahulu, terutama manfaat dari kegiatan menulis dan tahapan membuat sebuah tulisan. Sebenarnya ilmunya sudah kita pelajari sejak di SD sampai Universitas, namun tak ada salahnya untuk mengingat kembali proses penulisan. Read the rest of this entry »

Filed under: Bahasa, IBSN , , , , , , , , , , , , , , ,

Sajak Pendek untuk Pak Guru #9

Ringkasan Cerita #8

Pagi-pagi, Tris dan Elsa sudah terlibat percakapan yang serius di ruang guru. Tris mengajak Elsa nonton berdua dengan maksud mengorek makna sajak itu.  Tapi alasan penulisan sajak itu, keluar begitu saja dari mulut Elsa, setelah disindir Tris. Akhirnya Tris tersadar dan Elsa pun senang. Bu Wiek masuk ruang guru saat mereka selesai berdialog. Bu Wiek pun mengoda Elsa. Bu Wiek percaya kepada Tris akan profesi yang diembannya.

Seorang demi seorang guru-guru datang. Hari ini bel masuk tetap dibunyikan tepat waktu. Hari ini, murid-murid tetap menunggu 10 menit sampai guru memasuki kelas. Hari ini, Tris mengajar tepat waktu seperti biasanya. Anak-anaknya tak pernah menggerutu walaupun di luar masih saja anak-anak kelas lain, menggerombol di depan pintu-pintu kelas mereka masing-masing, menunggu gurunya. Read the rest of this entry »

Filed under: Bahasa, Cerpen, Curhat , , , , , , , , , , , , , ,

Sajak Pendek untuk Pak Guru #8

Ringkasan Cerita #7

Seminggu Tris berdiam diri setelah membaca sajak Elsa. Membuat Bu Wien dan Bu Rismauli penasaran dan akhirnya ikut membaca juga sajak itu. Mereka terkejut dan memberi komen dengan emosi di depan Tris. Menarik perhatian Bu Sri dan Ia pun terlibat membahas makna sajak tersebut. Akhirnya merka tertawa sambil meninggalkan Tris sendiri, termenung.

Seperti biasa, Sabtu itu Tris, pagi-pagi sekali sudah tiba di sekolah. Memasuki ruangan, menuju ke meja kerjanya, berbenah diri, menyiapkan materi hari ini. Tidak biasanya, Elsa pagi ini sudah masuk ke ruang guru, langsung duduk di depan Tris. Tanpa awalan, langsung terjun.

~ ”Nanti malam jadi nonton ?” Read the rest of this entry »

Filed under: Bahasa, Cerpen, Curhat , , , , , , , , , , , , , ,

Sajak Pendek untuk Pak Guru #7

Ringkasan Cerita #6

Elsa memberikan amplop kepada Tris. Setelah selesai mengajar Tris membacanya hingga dua kali. Tulisan Elsa yang berupa sajak “tukang beca” membuat Tris tercenung untuk mencari apa yang tersirat di balik tulisan itu.

Ada seminggu Tris berdiam diri. Sekian lama, ia merasakan kehambaran hidup ini. Hari-hari mengajar dilewatinya dengan hati kosong. Gema yang bergelombang hidup dalam dadanya telah bubar. Tak ada lagi gemuruh di situ. Memandang wajah Elsa di saat kegiatan belajar mengajar berlangsung hanya menimbulkan muak saja. Tidak menarik lagi. Tidak seperti sebelumnya. Soalnya, sebelumnya itu ada gairah, karena ada yang mengikat. Rasa. Rasa itu sekarang sudah pergi bersama tukang beca. Kelasnya yang menjadi korban. Korban kepatahannya. Korban dendamnya. Predikat tukang beca benar-benar menimbukan akibat fatal bagi hidupnya, bagi karirnya sepanjang 20 tahun sebagai pembina pelajar. Alangkah tidak berartinya ia di pandangan Elsa. Tukang beca ! Selalu memburunya ! Read the rest of this entry »

Filed under: Bahasa, Cerpen, Curhat , , , , , , , , , , , , , ,

blog-indonesia

Arsip

Mutiara

  • bila PIMPINAN berprinsip POKOKE, STAF pun EGP... 1 week ago
  • Berani membuat perubahan adalah pintu menuju masa depan. 2 months ago
  • Berpikir paradox adalah jalan menuju kemenangan. 2 months ago
  • Berpikir jauh ke depan, kreatif dan inovatif adalah modal untuk masa depan. 2 months ago
  • Sempatkanlah untuk membaca dan beramal di bulan suci ini. Kegiatan tersebut adalah kunci menuju surga dan sukses. 2 months ago

Banner

banner cenya95

<a href="http://cenya95.wordpress.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-2493" title="banner cenya95_2" src="http://cenya95.files.wordpress.com/2009/05/banner-cenya95_2.jpg" alt="banner cenya95" width="200" height="129" /></a>
banner cenya95
<a href="http://cenya95.wordpress.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-2493" title="banner cenya95_1" src="http://cenya95.files.wordpress.com/2009/05/banner-cenya95_1.jpg" alt="banner cenya95" width="95" height="107" /></a>

enjoy-jakarta

Internet Sehat

logo-pemilu-3

hiblogikoh