FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Komponen Cadangan di Negeri seberang

Komponen cadangan sebagai bagian dari sistem pertahanan negara. Di negara lain, secara umum fungsi komponen cadangan dibagi menjadi: fungsi mobilisasi dan fungsi non-mobilisasi. Pola pengangkatan komponen cadangan yang umum dilakukan adalah pertama, enlistment, yaitu kewajiban bagi mereka yang memenuhi syarat kesehatan dan syarat-syarat lainnya. Kedua, recruitment melalui pendaftaran secara sukarela.
Beberapa konsep komponen cadangan dari negeri seberang, sebagai bahan perbandingan. Read the rest of this entry »

Filed under: Pertahanan, Sejarah , , , , , , , , , , , , ,

Laskar Rakyat dalam Sejarah Perang Nasional

Perang kemerdekaan 1945 adalah masa ketika bangsa Indonesia mulai mengorganisasikan angkatan perangnya untuk melawan kaum imperialis. Dalam kaitan ini, laskar-laskar rakyat berada dalam garda terdepan perjuangan, sekaligus cikal bakal tentara nasional yang memiliki daya juang tangguh dan loyalitas tinggi terhadap republik. Pada masa revolusi kemerdekaan, semua komponen bangsa terlibat dalam perjuangan perang semesta melawan kekuatan penjajah, meski keterlibatan warga sipil dalam perang kemerdekaan tersebut amat tergantung pada kemauan dan kesukarelaan mereka sendiri (R. Soebijono. Wadjib Militer (Jakarta: Penerbit Djambatan. tt)., hlm. 26.)

Gagasan tentang pelibatan warga sipil sebagai salah satu komponen perang sendiri dapat dilacak pada saat Perang Dunia I, ketika era penjajahan Belanda. Pada saat itu, Pemerintah Kolonial Hindia Belanda merencanakan wajib militer (hulplenger) untuk warga sipil dalam rangka menghadapi perang. Namun karena alasan keuangan, wajib militer ini ditangguhkan. Penangguhan tersebut juga disertai alasan lain. Pemerintah kolonial khawatir bila wajib militer terselenggara, secara tidak langsung memberikan pendidikan militer bagi para bumiputera. Tentu saja hal tersebut dipandang dapat menggoyahkan sistem kekuasaan kolonial Belanda.

Read the rest of this entry »

Filed under: Article, Pertahanan, Sejarah , , , , , , , , , , , ,

Implementasi Pancasila dalam Sejarah.

Setelah bangsa Indonesia berhasil merebut kedaulatan dan berhasil mendirikan negara merdeka, perjuangan belum selesai. Perjuangan malah bisa dikatakan baru mulai, yaitu upaya menciptakan masyarakat yang sejahtera lahir batin, sebagaimana diamanatkan oleh Pembukaan UUD 1945. Para pendiri Negara (the founding father) telah sepakat bahwa kemerdekaan bangsa akan diisi nilai-nilai yang telah ada dalam budaya bangsa, kemudian disebut nilai-nilai Pancasila.

Read the rest of this entry »

Filed under: IBSN, Indonésie, Pertahanan, Politik, Sejarah , , , , , , , , , , ,

Sejarah : Suwarnadwipa sampai Sumatera

Membaca Sumatera di sini mengingatkan saya pada Bp. Aqlani Maza. Saat itu, Beliau menanyakan tulisan mana yang benar antara  Prancis atau Perancis kemudian berlanjut sampai pada tulisan Sumatra atau Sumatera. Anehnya, semua orang yang ada di acara coffee morning ragu-ragu menjawabnya. Ada juga yang gemetar bila disebut namanya untuk menjawab pertanyaan tersebut. Banyak yang menghidar dari tatapannya. Itu baru di dalam ruangan apalagi bila bertemu dengannya *kabuuur.com* :D
Maklum, Beliau bicaranya tegas dan lantang serta pandai bermain peran.
Kita kembali ke…. Kata Sumatera, Berikut ini sejarah nama Sumatera :

  Read the rest of this entry »

Filed under: Article, Sejarah , , , , , , ,

Sejarah : Jawa

Asal usul memang selalu ditanyakan bila kita melamar pekerjaan atau orang, berteman, dan semua kegiatan yang berhubungan dengan persahabatan. Berikut ini asal usul nama jawa yang saya temukan di sini :
Sekali lagi tulisan saya tentang Jawa. Maklum, karena saya sendiri orang Jawa yang masih belum terlalu njowo. Tapi bukan berarti dengan begini akan mengarah ke chauvinisme, tidak terlintas sedikitpun di benak saya untuk hal yang satu itu. Seperti yang saya deskripsikan tentang diri saya di halaman Selayang Pandang, saya hanya ingin menjadi manusia Indonesia yang Njawani, itu saja tidak lebih.
Berkaitan dengan istilah njowo diatas, sampai saat ini saya masih bertanya-tanya tentang arti sesungguhnya di balik ungkapan itu. Secara harfiahnya, ungkapan tersebut bisa berarti “berlaku seperti Jawa”. Satu contoh lagi tentang ungkapan njowo yang biasa dipakai seperti di bawah ini.
Read the rest of this entry »

Filed under: Article, Sejarah , , , , ,

L’Evolution des Methodes de FLE

DES METHODES DE LANGUE EN GENERAL
DES ANNEES 1960 A NOS JOURS
 
 
Quand on disait « la méthode », on parlait d’un manuel (un livre) et d’une méthodologie (la manière d’enseigner et d’apprendre). Le manuel était un outil ; bien qu’on en trouve de bons et de moins bons, la qualité du cours a d’habitude dépendait de celui qui se servait de cet outil, qui adaptait, qui interprétait, c’est-à-dire que, les enseignants avaient pris un rôle important, celui de créer les meilleures conditions possibles pour l’apprentissage. Il leur fallait bien connaître la méthodologie, le matériel étant un support d’activités du manuel. Read the rest of this entry »

Filed under: Diklat, Pelajaran Bahasa Prancis, Sejarah , , , , , , , , ,

L’Impressionisme : Histoire d’un Mouvement Pictural

L’impressionnisme est né en France au XIX siècle en réaction contre la peinture académique (romantisme, neo-classicisme, réalisme) parce qu’à cette époque, Edouard Manet (1832-1883) exploitait les qualités plastiques du motif et révolutionne l’art de peindre en refusant le modelé en clair-obscur. Sous l’influence immédiate de Manet, les jeunes peintres ont adopté de 1865 à 1870 la technique des tons clairs et appliqués à la peinture en plein air, directement devant la nature. Il y a eu deux expositions principales en 1874 et en 1877 qui révèlent des oeuvres d’un caractère neuf et original comme « Impression, Soleil levant », (1872, musée Marmontan, Paris) de Claude Monet, qu’on considère comme l’initiateur de ce mouvement. Read the rest of this entry »

Filed under: Art, Civilisation, Sejarah , , , , , ,

Perkembangan Kota Paris

Pada tahun 53 sebelum JC, kota Paris disebut Lutetia dan penduduknya disebut parisii. Saat itu luas Paris hanya sebesar ile de la Cité. Sejak jaman kerajaan Constance Chlore, kota Paris berkembang ke bagian kiri (la rive gauche) sungai Seine. Read the rest of this entry »

Filed under: Paris, Pertahanan, Sejarah , , , ,

blog-indonesia

Arsip

Mutiara

  • Everyone is talking about technology when what's important is what people do with technology (Martin Cooper) 6 days ago
  • bila PIMPINAN berprinsip POKOKE, STAF pun EGP... 3 weeks ago
  • Berani membuat perubahan adalah pintu menuju masa depan. 2 months ago
  • Berpikir paradox adalah jalan menuju kemenangan. 2 months ago
  • Berpikir jauh ke depan, kreatif dan inovatif adalah modal untuk masa depan. 2 months ago

Banner

banner cenya95

<a href="http://cenya95.wordpress.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-2493" title="banner cenya95_2" src="http://cenya95.files.wordpress.com/2009/05/banner-cenya95_2.jpg" alt="banner cenya95" width="200" height="129" /></a>
banner cenya95
<a href="http://cenya95.wordpress.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-2493" title="banner cenya95_1" src="http://cenya95.files.wordpress.com/2009/05/banner-cenya95_1.jpg" alt="banner cenya95" width="95" height="107" /></a>

enjoy-jakarta

Internet Sehat

logo-pemilu-3

hiblogikoh