FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Pertahanan Udara

Konsepsi Pertahanan Udara dalam Rangka Strategi Pertahanan Nasional

Bagaimana menyusun strategi pertahanan nasional yang efektif dan efisien, dengan pertimbangan geografi negara Indonesia dan anggaran negara dihadapkan potensi ancaman nasional. Sehingga perlu penyebaran pangkalan udara beserta skuadron angkatan udara serta sistem penginderaan secara dini terhadap ancaman dari luar.

Strategi pertahanan secara umum dipahami sebagai suatu seni (art) untuk mencapai tujuan pertahanan yaitu perlindungan kedaulatan, integritas wilayah, dan keselamatan bangsa dengan keterbatasan sumber-sumber yang tersedia. Karena itu strategi hanya bisa dirumuskan jika perumusan tentang tujuan pertahanan dan identitifikasi ancaman/tantangan atau skenario perkembangan yang dihadapi dilakukan secara jelas.

a. Faktor-faktor pembentuk strategi

1) Faktor ideologis-normatif seperti yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tentang tujuan nasional untuk melindungi keamanan dan memajukan kesejahteraan yang kemudian dalam bidang pertahanan dijabarkan dalam perlindungan wilayah, kedaulatan, dan keselamatan bangsa. Selain upaya domestik, Indonesia juga memperjuangkan perdamaian internasional untuk kepentingan pertahanan baik melalui diplomasi maupun aktif dalam kerjasama keamanan dan operasi-operasi perdamaian internasional.

2) Tujuan nasional dalam kurun waktu tertentu yang merupakan penjabaran dari faktor pertama yang berisi prioritas-prioritas program yang akan dilakukan oleh pemerintah selama lima tahun. Dalam bidang pertahanan sebenarnya hal ini harus dirumuskan oleh pemerintah yang dalam Undang-undang No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara disebut sebagai Kebijakan Umum Pertahanan Negara. Jakumhanneg ini akan memberi arah tentang apa yang akan dicapai dan strategi apa yang akan diterapkan untuk mencapai tujuan pertahanan. Di sinilah rumusan tentang tujuan-tujuan strategis (strategic objectives) harus dibuat. Misalnya bahwa negara Indonesia saat ini sedang berhadapan dengan masalah disintegrasi, masalah perbatasan, dan masalah kontrol atas wilayah laut termasuk wilayah laut yang menjadi jalur pelayaran internasional.

3) Geografis yang membentuk konsepsi tentang geopolitik dan geostrategi. Paling tidak, geografis mempunyai 3 nilai strategis bagi kepentingan keberlangsungan hidup.

a) Geografi adalah area bermain bagi mereka yang merancang dan melaksanakan suatu strategi.

b) Geografi adalah parameter fisik yang secara unik membentuk pilihan-pilihan teknologi, taktik, sistem logistik, institusi, dan budaya militer suatu masyarakat.

c) Geografi merupakan suatu inspirasi yang membentuk pemahaman bersama tentang perpolitikan dalam batas-batas fisik geografis tersebut. Maka tidak heran ketika Colin Gray mengatakan bahwa: “All politics is geopolitics, all strategy is geostrategy; geography is out there objectively as environment or terrain; geography also is within us, in here, as imagined spatial relationship”.

Pemahaman tentang aspek geografi melahirkan sejumlah pertanyaan tentang strategi pertahanan apa yang harus dikembangkan oleh Indonesia. Apakah Indonesia sebagai negara kepulauan akan mengembangkan strategi pertahanan yang bertumpu pada kekuatan darat yang merupakan ciri strategi pertahanan kontinental (continental atau land-based strategy) dengan segala konsekuensi pada pengorganisasian postur pertahanan yang kuat di daratan? Ataukah Indonesia akan mengembangkan strategi pertahanan aktif berlapis (active layered defence) dengan unsur penangkalan dan pencegahan dini yang sangat kuat terhadap musuh atau ancaman potensial? Ataukah Indonesia akan mengembangkan strategi pertahanan forward presence (yang mungkin kecil akan menjadi kenyataan karena memerlukan proyeksi kekuatan jauh ke negara dan wilayah lain)?

4) Ancaman, termasuk juga skenario kecenderungan ke depan akan melahirkan tantangan baru bagi Indonesia. Disintegrasi tampaknya akan terus menjadi perhatian sebagai akibat dari kompleksitas masalah ekonomi dan politik yang berimplikasi pada hubungan antara pusat dan daerah. Sebagai negara kepulauan Indonesia akan terus dihadapkan pada beberapa tantangan saat ini dan ke depan.

5) Perkembangan teknologi bidang pertahanan/militer. Perkembangan teknologi pertahanan tidak hanya memberi kekuatan yang lebih besar, melainkan yang paling penting adalah mengubah cara berperang dan bertahan yang berarti pula membentuk strategi pertahanan. Negara-negara dengan teknologi tinggi cenderung mengembangkan kekuatan yang mobile dengan man power yang lebih efisien. Postur pertahanan juga menjadi lebih ramping dan berorientasi penangkalan ke luar. Strategi pertahanan mereka cenderung bersifat denial dan preventif dengan memukul kekuatan musuh potensial di luar wilayah. Oleh karena itu, sejalan dengan perkembangan teknologi, banyak negara mengubah strategi pertahanan mereka ke arah capability-based atau scenario-based defence strategy. Pendekatan ini memberi keleluasaan dan mampu menghadapi masa depan. Strategi pertahanan yang hanya didasarkan pada ancaman saat ini akan selalu ketinggalan dan tidak cukup waktu untuk melakukan perubahan atau penyesuaian tanpa resiko tinggi.

b. Penyebaran pangkalan dan skuadron Angkatan Udara.

Dari permasalahan pertahanan nasional di atas, tulisan ini hanya membahas tentang kekuatan Angkatan udara dengan penyebaran pangkalan dan skuadron kekuatan Angkatan Udara. Dan tidak membicarakan jenis dan jumlah kekuatan secara kwantitatif. Adapun penyebarannya adalah sebagai berikut : Pekanbaru, Balikpapan, Pontianak, Madiun, Makasar, Gorontalo, Morotai, Kupang, Biak, dan Merauke.

c. Penyebaran Radar beserta peluru kendali.

Agar dapat menangkal lebih dini, perlu di tempatkan radar-radar sebagai kekuatan pertahanan udara yang dilengkapi peluru kendali. Hal ini dimaksudkan agar mempermudah penangkalan dan memberi dampak moral atas kekutan tersebut. Adapun penyebaran radar beserta rudal ditempatkan di kota yang diperkirakan menjadi celah bagi masuknya ancaman dari luar, misalnya sebagai berikut : Natuna, Aceh, Padang, Jakarta, Madiun, Tarakan, Kendari, Morotai, Kupang, Tanimbar, Biak, dan Merauke. Untuk kemampuan dan jenis radar atau rudal disesuaikan dengan medan serta peruntukannya.

Dalam situasi pada masa ini, pilihan-pilihan strategi pertahanan yang ditopang oleh kemampuan-kemampuan spesifik sebenarnya telah tampak jelas. Tetapi sampai saat ini hal itu seolah diabaikan. Sehingga kekuatan mendasar pertahanan yang memenuhi syarat mobilitas tinggi dan mampu melakukan kontrol wilayah yang luas tidak dikembangkan. Ini tidak hanya kesalahan yang terjadi di kalangan elit dan suprastruktur melainkan juga pada infrastruktur dan masyarakat secara luas.

Pemahaman tentang Indonesia sebagai negara kepulauan yang terbuka yang seharusnya diikuti dengan penyiapan kemampuan dan keahlian bidang kelautan dan kekuatan udara juga sangat lemah. Jika semua ini membentuk apa yang disebut sebagai strategic and military culture yang sulit diubah, maka Indonesia dalam beberapa tahun mendatang akan makin jauh tertinggal dalam persaingan-persaingan strategis di kawasan.

Untuk mewujudkan strategi pertahanan dengan penyebaran pangkalan, radar dan rudal, perlu sinergi dengan kemampuan industri pertahanan dalam negeri yang didorong semangat nasionalisme.

Filed under: Indonésie, Pertahanan, , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

24 Responses

  1. Google mengatakan:

    Google

    The time to study or pay a visit to the subject material or internet sites we have linked to below.

  2. Google mengatakan:

    Google

    That would be the finish of this article. Here you will discover some web sites that we feel you will enjoy, just click the links.

  3. Google mengatakan:

    Google

    Very few web sites that transpire to become detailed beneath, from our point of view are undoubtedly well really worth checking out.

  4. kadek mengatakan:

    bagus, bagus, bagus

  5. Tsuyoshi E. Suzuki mengatakan:

    There are some fascinating closing dates on this article however I don’t know if I see all of them middle to heart. There may be some validity however I will take maintain opinion until I look into it further. Good article , thanks and we want more!

  6. Prince Munn mengatakan:

    Awesome post this will help me!

  7. Ashli Emperor mengatakan:

    Most of the times i visit a blog I see that the construction is poor and the writting bad. On the contrary,I have to say that you have done a good job here.

  8. Michael Samuels mengatakan:

    As a Newbie, I am permanently searching online for articles that can help me. Thank you

  9. incuncRam mengatakan:

    The restaurants list with thousands of restaurants reviewed by visitors.

  10. good magazine mengatakan:

    Such a well written post.. Thankx for sharing this post!

  11. muchtatr mengatakan:

    klau DPR dan pemerintah berjw nasionalis mk lebih baik beli alat pertahanan negara dr pd bangn gedung ktr DPR. tp krn merk2 liberalism mk lebih utama kemewhn dan bgi2 duit ?

    • cenya95 mengatakan:

      Kepentingan Nasional lah yang utama. DPR/MPR dan Pemerintah harus berjalan seirama. Seirama belum tentu langkah tegap bersama. Insyaallah NKRI memiliki ketahanan yang solid.

      lebih baik bgi2 duit ke fakir miskin… ya, Mas ?
      tapi ini termasuk paham liberalism atau tidak, Mas ?
      salam

  12. jiwamalam mengatakan:

    Setuju perlu adanya integrasi antara industri pertahanan dan TNI.

    salam

  13. Alex mengatakan:

    doors.txt 10

  14. Bob mengatakan:

    Thanx! Very informative site !

  15. George mengatakan:

    Cool Site!,

  16. Fox mengatakan:

    You are the best in the world !

  17. Anton H Biantoro mengatakan:

    Saya menyambut gembira adanya kategori pertahanan dan artikel-artikel pertahanan yang menarik di blog ini! Masalah pertahanan memang semestinya menjadi concernment PNS Dephan, dan bukan monopoli personel TNI! Lanjutkan Okta !
    —————————–
    @Pak Anton: saya akan lanjutkan, dan trima kasih atas supportnya.

    • muchtar mengatakan:

      klu sja anggota DPR dan Pemerintah berjw nasionalis mk lbh baik beli alat perthn negara dr pada bangun kantr DPR. tp krn jw liberalsm maka itulah yng terjadi. mengawasi kepulauan terseok2

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: