FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

IBSN : 2x Mati dan Hidup

Tanggapan atas komen Rindu di posting Pos Perbatasan. Sebagai bekal menuju pesantren.

Pertanyaannya : Perbatasan antara hidup dan mati ada nggak ya  kang?

Jawab :

Perbatasan hidup dan mati dapat ditempuh oleh semua manusia. Masalahnya adalah kita tidak tahu kapan kita tiba di perbatasan tersebut. Jaraknya bisa dekat bisa juga jauh. Untuk mengetahui letak batas hidup dan mati, sebaiknya kita harus tahu perbedaan hidup dan mati.

Kematian didefinisikan sebagai ketiadaan hidup. Kematian adalah awal dari suatu perjalanan panjang dalam evolusi manusia, selanjutnya ia akan memperoleh kehidupan dengan segala macam kenikmatan atau berbagai ragam siksa dan kenistaan. Kematian yang dialami oleh manusia dapat berupa kematian mendadak dan dapat juga merupakan kematian normal yang terjadi melalui proses secara perlahan. Semuanya mengalami sakrat al-mawt (sekarat) yakni semacam hilangnya kesadaran yang diikuti oleh lepasnya rûh dari jasad.

Bagaimana dengan tidur ? Fakhr al-Dîn al-Râzî mengomentari al-Qur’an Surat al-Zumar 39:42 sebagai berikut :

“Yang pasti adalah tidur dan mati merupakan dua hal dari jenis yang sama. Hanya saja kematian adalah putusnya hubungan secara sempurna, sedang tidur, tidak sempurna dari beberapa segi”

Kematian, sebuah kata yang ditakutkan oleh manusia. Ketidaktahuannya lah yang menyebabkan rasa khawatir dan takut muncul. Hal ini dapat kita simak dari Surat al-Mu’min 40:11 yang mengabadikan dan membenarkan ucapan-ucapan orang kâfir :

”Mereka berkata: Tuhan kami, Engkau telah mematikan kami dua kali dan menghidupkan kami dua kali (pula) lalu kami menyadari dosa-dosa kami, maka adakah jalan bagi kami untuk keluar (dari siksa neraka)? ”

Kematian pertama dialami manusia sebelum kelahirannya atau saat sebelum Allah menghembuskan ruh kehidupan kepadanya.

Kematian kedua saat ia meninggalkan dunia yang fanâ ini.

Ada dua kematian berarti ada dua kehidupan, yaitu:

Kehidupan pertama pada saat manusia menarik dan menghembuskan nafas di dunia.

Kehidupan kedua saat ia berada di barzakh atau kelak ketika ia hidup kekal di akhirat.

Untuk mengurangi rasa takut dan khawatir tentang kematian, maka berilah makna pada kehidupan yang kita jalani. Makna hidup adalah sesuatu yang dipandang penting, dirasakan berharga, dan diyakini sebagai hal yang benar serta dapat dijadikan tujuan hidupnya.

Makna hidup menurut Victor Frankl (seorang neuropsikiater) :

“Dalam setiap keadaan, termasuk dalam penderitaan sekalipun kehidupan ini selalu mempunyai makna.

Kehendak untuk hidup secara bermakna merupakan inovasi utama setiap orang dalam batas-batas tertentu manusia memiliki kebebasan dan tanggungjawab pribadi untuk memilih dan menentukan makna dan tujuan hidupnya. Hidup bermakna diperoleh dengan jalan merealisasikan tiga nilai kehidupan yang disebut creative values (nilai-nilai kreatif), experiental values (nilai-nilai penghayatan) dan attitudinal values (nilai-nilai bersikap)”

Bila makna hidup ditemukan dan tujuan hidup ditetapkan serta berhasil pula direalisasikan, maka kehidupan akan dirasakan sangat berarti (meaningful) yang pada gilirannya akan menimbulkan kebahagiaan (happiness). Dapat dikatakan bahwa kebahagian adalah akibat samping (by product) dari keberhasilan seorang memenuhi arti hidupnya. Sebaliknya bila tidak berhasil biasanya merupakan ke arah penderitaan.

Menemukan makna hidup melalui :

  1. Pemahaman diri

  2. Bertindak positif

  3. Pengakraban hubungan

  4. Pendalaman dan penerapan tri nilai (creative values, experiental values, dan attitudinal values) Creative values adalah bekerja dan berkarya serta melaksanakan tugas dengan keterlibatan dan tanggung jawab penuh pada pekerjaan. Experiental values adalah meyakini dan menghayati kebenaran, kebajikan, keindahan, keimanan, dan nilai-nilai lain yang dianggap berharga. Attitudinal values adalah menerima dengan tabah dan mengambil sikap yang tepat terhadap penderitaan yang tak dapat dihindari lagi setelah berbagai upaya dilakukan secara optimal tetapi tak berhasil mengatasinya.

  5. Ibadah

Semoga bermanfaat

Sumber: Rekonstruksi dan Renungan Religius Islam, Pramadina, 1996.

ibsn-platform

Filed under: Article, Diskusi, IBSN, , , , , , , , ,

5 Responses

  1. cenya95 mengatakan:

    @ariefd™ + @pengendara : setuju …
    @rindu + @isnuyasha : ya… betul. Mari kita bersiap diri.

  2. Isnuyasha mengatakan:

    ada para kaum bijak mengatakan “kematian bagimu saat engkau menoleh kesamping”, meng-indikasikan kematian sangat dekat dalam kehidupan manusia, terlepas dari itu semua, makhluk yang hidup pasti mengalami kematian.

  3. Rindu mengatakan:

    jadi kesimpulannya kematian itu begitu dekat sedekat kita dengan hidup ya kang ….

    benar kata ustadz, beribadahlah seolah engkau akan mati esok dan bekerjalah seolah akan hidup seribu tahun lagi … PAS !!

  4. pengendara mengatakan:

    wow, benar pak,
    kita tidak tahu apakah sudah dekat atau masih jauh dengan perbatasan tersebut,
    akan lebih baik kalau kita tidak perlu memikirkan itu, cukup isi hidup ini dengan seimbang antara dunia fana dan dunia akhirat, selebihnya InsyaAllah kita siap hidup dan siap mati.

  5. ariefdj™ mengatakan:

    Takut mati, jangan hidup
    Takut hidup, mati saja

    …perbedaan antara kehidupan dan kematian, konon hanya terpaut pada beberapa milimeter atau beberapa milidetik saja..

    ..kalo perbatasan antara hidup dan mati, kayaknya ada deh.. dan biasanya, taunya bahwa sudah berada di perbatasan itu, saat menjelang kematian.. dalam beberapa kasus, ada yg bisa kembali.. tapi sebagian besar, bablas terus..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: