FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Kepemimpinan… sejak reformasi bergulir

Sejak reformasi bergulir, sistem kepemimpinan di Indonesia tidak lagi sentralistik, tetapi sudah desentralistik, kenyataannya dalam Pilkada Tk. I, II maupun pilpres punya janji-janji masing-masing, yang notabene pemimpin daerah dan pemimpin nasional tidak satu suara, sehingga banyak menimbulkan ketimpangan-ketimpangan kepemimpinan, Bupati seakan sudah berdiri sendiri dan tidak tergantung lagi dari Gubernur dan instruksinya, demikian juga Gubernur tidak lagi ketergantungan komando presiden. Lihat saja struktur Departemen-departemen seperti pertanian, pendidikan dan lain-lain yang sudah tidak satu mata rantai lagi karena di daerah sudah dikendalikan oleh Bupati/Gubernur. Wali melalui dinas-dinasnya.

Apalagi kalau kita sudah masuk ke ruang politik… dengan multi partai yang cenderung memecah belah dan menuju ambang kemunduran nasional, dampak yang paling nyata adalah sikap apatis masyarakat dalam aktifitas pilkada di daerah-daerah yang hanya menelan janji manis sang caleg, cabup, cagub dan capres yang ditandai dengan meningkatnya golput hingga di atas 40 %, saya tidak yakin partsipasi masyarakat dalam pemilu 2009. Akankah partisipasi masyarakat akan meningkat ? Justru menjadi titik balik dari semangat reformasi yang telah didengungkan para tokoh reformasi.

Kepemimpinan adalah faktor penting dan kunci upaya mengatasi persoalan di suatu negara. Namun, ada sejumlah factor lain yang tidak bisa di atasi hanya dengan kepemimpinan.

Jangan seolah-olah dianggap kepemimpinan can do everything, can do many things, can do a lot of things. Kepemimpinan saja tidak bisa selesaikan semuanya. Meskipun demikian, kepemimpinan sangat penting dalam kehidupan apa pun, termasuk dalam politik.

Faktor lain untuk bisa mengatasi semua Masalah adalah sistem, nilai dan kultur, tingkat kompleksitas permasalahan yang dihadapi, situasi, serta faktor eksternal atau luar negeri. Masalah yang kini dihadapi Indonesia cukup banyak faktornya, bukan hanya kepemimpinan.

Kita lihat Thailand saat ini, apakah masalahnya kepemimpinan? Amerika Serikat apakah masalahnya kepemimpinan sehingga ekonominya runtuh. Ada suasana yang tidak disadari. Tak dapat dipungkiri, kepemimpinan itu urusannya adalah tanggung jawab. Karena itu, untuk setiap keputusan yang telah ditandatangani Pimimpin risiko sepenuhnya berada di pundaknya.

Memang tidak mudah jadi pemimpin. Ada baiknya jika masalahnya begitu banyak, maka fokus dulu kepada prioritas bangsa. Kalau sudah ditentukan prioritas, maka kebijakan, sumber daya manusia dan dana perlu diprioritaskan pula. Dalam arti semua prioritas dan pelaksanaan dilapangan harus sejalan.

Pemimpin mempunyai kekuasaan dan definisinya pemimpin harus mempunyai kapasitas untuk menentukan hasil akhir dari prioritasnya, misalnya kesejahteraan rakyat melalui KUR dan Teknologi Tepat Guna untuk membina UKM dan Koperasi. Kalau tidak terjadi riil di Lapangan dan tidak berhasil menciptakan UKM yang tumbuh dengan kuat dan berdaya saing, maka berarti bukan prioritas. Mungkin ada prioritas lain. Oleh karena itu kampanye Pilpres dan Pilkada serta Caleg, sebaiknya menguraikan prioritas tingkat I, II dan III dari masing-masing calon untuk dinilai para pemilih. Memang makin maju sebuah bangsa maka power of reason, power of logic and knowledge serta efisiensi dan efektivitas yang diadu untuk selesaikan masalah bangsa agar bisa cepat bangkit dan maju. Sebagai pemberi semangat dalam laporan Bank Dunia di tahun 1994, maka beberapa negara Asia yang punya potensi untuk maju adalah Cina, India, Jepang, Indonesia, Korea Selatan, Taiwan dan Thailand. Semoga dengan kerja keras kita, Indonesia benar-benar bisa maju. Insya Allah… Amin.

Kalau begini logikanya, sangat bisa dipahami pada setiap persoalan lapangan kerja MASALAH selalu dilimpahkan ke kelompok paling bawah (marjinal), yaitu buruh di tingkat upah terendah (upah minimum yg belum mencapai kondisi hidup layak / KHL versi BPS) Sistem dan Kultur bukankah output kepemimpinan ? Masalah di Amerika bukankah karena rakyatnya merasa ada yang salah dari Bush, sehingga Mc Cain & Republik kena imbasnya ? Negara yg besar, memiliki sejarah kebangkitan dari kepemimpinan yang efektif. AS keluar dari Depresi 1929 setelah FDR memimpin sistem new deal dengan ruh kultur ‘concerned citizens think out of the box’ yang dimulai dari pemimpin. Jepang bangkit dengan Restorasi Meiji yang di-Arsitek sang Kaisar Meiji. Cina paska Tianamen memulai perubahan dengan industrialisasi sang PM (Zu Rongji) dibawah back up kharisma Deng Xioping.

Indonesia memiliki masa-masa berkarakter di bawah Bung Karno – Bung Hatta dan menumbuhkan ekonomi (meski distorsi dari sisi nation developing) dengan stabilitas dari cara Soeharto (terlepas dari plus minusnya dan penyakit kultural yang diwariskan) Dari plusnya tentang Karakter dan Stabilitas, maka kepemimpinan Indonesia ke depan harus efektif di akar (karakter – stabilitas) dan efisien di implementasi (pemerataan pembangunan) serta ekonomis di hasil (kesejahteraan kolektif).

Saya rasa tatkala seorang merasa percaya diri akan menjadi Presiden di negara demokratis yang berada di transisi sistem ekonomi, maka dia sudah harus punya jawaban how to implementasi kepemimpinan yang efektif, efisien dan ekonomis (tesis ini tidak hanya untuk SBY, tapi juga tokoh lainnya yang menyatakan layak jadi Pemimpin negeri). berilah rakyat inspirasi bukan keluh kesah yang menteladani.
Indonesia bisa …

Semoga
Amin

Filed under: Article, IBSN, Pertahanan, , , , , , , , , , , , , ,

22 Responses

  1. incuncRam mengatakan:

    It was many years ago we first selected Top Restaurants in the U.S. See it.

  2. Alex mengatakan:

    doors 7

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: