FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Perhitungan Kebutuhan Pelatih

Ketersediaan jumlah pelatih yang cukup dalam pelatihan adalah hal yang sangat penting agar pelatihan dapat dikembangkan dan dilaksanakan secara efektif dan efisien. Beban kerja tahunan (lamanya waktu pemberian pelatihan) bagi seorang pelatih adalah minimal 990 jam pertahun. Hal ini berarti 22 jam perminggu selama 45 minggu dalam setahun. Waktu tersisa pada tahun/minggu tersebut dapat digunakan untuk cuti, penyiapan pelajaran, pengaturan pelatihan, urusan pribadi, dll.

Prosedur perhitungan dilakukan untuk menentukan jumlah pelatih yang disyaratkan untuk melaksanakan pelatihan. Pengadaan pelatih tidak baku tetapi disesuaikan dengan keadaan yang melingkupinya, lingkungan operasional dan syarat-syarat keamanan dari masing-masing pelatihan, dan dapat berubah-ubah sesuai dengan pendekatan yang digunakan untuk pelaksanaan pelatihan (pemberian pelatihan secara kelompok atau belajar jarak jauh).

Indeks pelatih adalah suatu perhitungan yang memperinci jumlah waktu, yang dinyatakan dalam bentuk pecahan atau perkalian dari tahun kerja, dimana para pelatih dari spesialis/keahlian tertentu dibutuhkan untuk pemberian pelatihan tertentu. Indeks pelatih dapat diperhitungkan dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

Indeks Pelatih = Jam Kerja Pelatih per Pelatihan dibagi Beban Kerja Tahunan Pelatih

Untuk menghitung indeks pelatih untuk setiap spesialisasi/keahlian yang dilibatkan dalam sebuah kursus maka rumus di atas dapat diterapkan. Hasil perhitungan dibulatkan sampai dua desimal.

Jam Pelatih = Jumlah pelatih yang digunakan dalam rasio pelatih/peserta pelatihan x (dikali) Lamanya pelatihan.

Beban kerja pelatih per tahun = 990 jam.

contoh : Modul 1. Keselamatan Berkendaraan
Banyak peserta pelatihan per kelompok : 12 orang

tabel-perhitungan-pelatih

Indeks Pelatih untuk SPLR adalah ( 58 – 6 ) : 990 = 0,0525 = 0,05

Pengadaan Pelatihan Secara Sederhana (PPSS) mengatur tentang jumlah pelatih dengan spesialisasi/keahlian tunggal yang diperlukan untuk mengadakan satu kursus pelatihan tertentu. Angka PPSS bagi para pelatih dengan spesialisasi/keahlian tertentu diperhitungkan dengan penerapan formula ini, dengan hasil perhitungan dibulatkan sampai dua desimal.

PPSS = Indeks Pelatih x Frekunsi Pelatihan x Diversion Allowance (Pengalihan yang Dimungkinkan)

Frekuensi Pelatihan adalah rata-rata jumlah pelatihan dari jenis tertentu yang dilaksanakan oleh sebuah unit dalam satu tahun pelatihan.
Diversion Allowance adalah sebuah faktor yang dapat digunakan untuk memungkinkan adanya tugas yang membuat para pelatih keluar dari tugas pemberian pelatihan mereka yang sebenarya. Diversion Allowance adalah 1,0 untuk setiap pelatihan, kecuali angka yang lebih tinggi diperbolehkan.

Dengan menggunakan Indeks Pelatih sebagaimana diperhitungkan di atas, jika frekuensi pelatihan bernilai 9 dan diasumsikan bahwa diversion allowance adalah 1,0 maka PPSS dihitung sebagai berikut :

PPSS = 0,05 x 9 x 1,0 = 0,45

Pengadaan Pelatih Secara Majemuk mengatur tentang jumlah pelatih dengan spesialisasi/keahlian tertentu yang diperlukan untuk mengadakan pelatihan dalam sebuah program pelatihan. Angka PPSM bagi para pelatih dengan spesialisasi/keahlian tertentu diperhitungkan dengan cara menambah PPSS untuk setiap pelatihan yang dilaksanakan dalam program pelatihan tersebut. PPSM diperhitungkan dengan tingkat akurasi penghitungan sampai dua desimal.

PPSM = Nilai dari seluruh PPSS

Hasil dari PPSM disebut hasil perhitungan kotor (raw establishments). Jika angka hasil perhitungan kotor tidak menghasilkan jumlah yang bulat, maka angka tersebut harus dibulatkan ke atas atau ke bawah. Angka hasil perhitungan kotor akan dibulatkan jika :

  • porsi desimal dari angka raw establishment adalah 0,5 atau lebih besar.
  • porsi desimal dari angka raw establishment adalah besar dari atau setara dengan 5% dari seluruh porsi jumlah dari angka hasil perhitungan kotor.

Jika angka perhitungan kotor adalah 5,3 maka 5% dari seluruh porsi dari angka hasil perhitungan kotor adalah 0,25. Karena porsi desimal dari angka hasil perhitungan kotor (0,3) adalah besar dari atau setara dengan 5% dari seluruh porsi maka angka hasil perhitungan dibulatkan menjadi 6,0 dan angka inilah yang menjadi PPSM.

Rasio Pelatih/Peserta Pelatihan menentukan jumlah pelatih yang diperlukan, serta pendekatan instruksional yang digunakan, untuk memberi pelatihan dalam kegiatan belajar mengajar serta untuk mencapai hasil-hasilnya. Misalnya, rasio 2 (1/6) diberlakukan pada kelas dengan 12 peserta pelatihan, maka hal itu mengindikasikan bahwa dibutuhkan 2 orang pelatih. Setiap pelatih akan memberikan pelatihan bagi satu kelompok peserta pelatihan dengan 6 anggota. Dengan demikian pemberian pelatihan dapat dilakukan dengan efektif dan efisien.

Para manajer unit pelatihan bertanggung jawab untuk memonitor Pengadaan Pelatih dan memastikan bahwa mereka memiliki staf yang cukup dan cakap untuk mencapai tujuan unit mereka. Untuk unit pelatihan, keputusan tentang penambahan atau pengurangan staf sangat tergantung pada data pengadaan pelatih.

Semoga bermanfaat

Filed under: Article, Diklat, Evaluasi, IBSN, , , , , , , , , , , , ,

10 Responses

  1. […] Ket : Angka 4 dan 1 diperoleh dari hasil perhitungan PPSS. […]

  2. kawanlama95 mengatakan:

    Hubunganya antar bagian kata -perkata ,antar kalimat didalam hubungannya dengan kalimat.Mungkin tepatnya secara kohesi. dan tentunya analisa sintaksis tidak bisa dipisahkan.

  3. kawanlama95 mengatakan:

    ternyata menganilisa sebuah tulisan pun harus sering dibiasakan jadi biar tetap nyambung.Ya memang dibutuhkan latihan terus ya.Thanks ya

  4. Cenya95 mengatakan:

    @kawanlama95: ini hanya perhitungan kebutuhan pelatih dalam sebuah pelatihan, untuk berlatih dengan jadwal yang ditentukan pun ada perhitungannya. Makasih masukkannya.
    @Ayah: betul, pemberian materi melalui praktek lebih tepat dengan memberikan pengalaman langsung. Namun pelatih perlu memberi perhatian pada peserta on job training dengan perhitungan seperti di atas dan dijamin hasil pembelajarannya optimal.
    @byme, @Cengkunek, @hidayat : tidak apa-apa … mulanya memang tidak ngerti/mudeng berikutnya pusing/pening selanjutnya…:mrgreen:

  5. hidayat mengatakan:

    wuik…analisanya mantap….
    gak ngerti aku…
    aku kan anak teknik..wekekekkeke

  6. Cengkunek mengatakan:

    wa, serumit itu ya perhitungannya
    pening..

  7. Ayah mengatakan:

    Walah…walah…Ayah nggak pake tekhnik seperti itu dalam hal melatih…tambah mumet…he…he..he…kalau ayah melatih tekhnik mancing gini lo…gitu lo…mari kita berangkat mancing…tuch udah ditarik ikan sentak huf..kena dach…hajar perlahan tapi pasti dapat dach….
    salam hangat dari ayah…

  8. byme mengatakan:

    g mudeng salam kenal

  9. kawanlama95 mengatakan:

    Bagiku postingan panjenegan .Adalah bagaimana aku berlatih analisa tulisan.itu penting bagi yang mau belajar …..dan terpenting setiap tulisan ada tujuan yang ingin dicapai.mengapa tidak mengomentari tulisan serius.

  10. kawanlama95 mengatakan:

    Tuntutan pelatih minimal 22 jam /minggu barangkali.Perlu di skenriokan secara matang.terukur dan realistis bisa dilaksanakan .Berarti program pelatihnnyapun dirancang dengan mendengar bagian 2 lain.Apa yang menjadi prioritas dan tujuan .maka pelatihpun bisa berlatih dengan jadwal yang ditentukan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: