FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Kiat : Pengendalian Stress

Tulisan ini terinspirasi dari komen di sini, dan membayar tagihan pada dialog berikut :

[…]
Haniifa : Kalau kiat : Stress – Selanjutnya – Semangat, ada nggak ?
[…]
Cenya95 : Hmmm… harus dibuat teorinya dulu nich.
[…]
Haniifa : Ditunggu lho teorinya !! tapi jangan 3 S == Sakit Gigi, Sakit Kepala dan Sakit Hati yach…

Singkat cerita, jadilah tulisan berikut ini sebagai kiat pengendalian stress.

Pengertian Stress

Perubahan lingkungan yang sangat cepat dapat menyebabkan pegawai dituntut untuk dapat secara cepat menyesuaikan diri terhadap perubahan yang terjadi. Banyak persoalan yang muncul dalam proses penyesuaian tersebut, salah satunya adalah stress.  Menurut T. Hani Handoko (2001, 200) bahwa stress merupakan suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang. Kondisi yang cenderung menyebabkan stress disebut stressor. Stressor adalah istilah yang merujuk kepada hal-hal yang dapat menimbulkan stress atau menjadi sumber stress.

Stress dapat bersifat sementara atau lama, ringan atau berat, dan sangat tergantung pada berapa lama penyebabnya berlangsung, seberapa besar kekuatannya dan seberapa besar kemampuan pegawai untuk menghadapinya.
Jika stress bersifat sementara dan ringan, kebanyakan orang dapat menanganinya atau sekurang-kurangnya dapat mengatasi pengaruhnya dengan cepat. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan usaha yang besar dan sering terjadi kegagalan.

Patricia Buhler (2004, 363) berpendapat bahwa kuncinya adalah mengelola tingkat stress yang sesuai sehingga tidak terlalu banyak stress yang dialami karena stress berdampak buruk pada kesehatan fisik dan psikis pegawai, dan juga pada keefektifan organisasi. Berdasarkan pendapat ini bahwa stress adalah suatu keadaan yang menekan diri individu akibat penilaian yang tidak seimbang antara tuntutan lingkungan dengan kapasitas yang dimiliki dan diwujudkan dalam respon maupun psikologis.

Menurut Patricia Buhler (2004, 365) bahwa ada dua jenis stress yaitu eustress dan distress. Eustress merupakan stress positif yang menyebabkan meningkatnya kekuatan fisik misalnya kenaikan pangkat. Distress merupakan stress negatif yang bisa menimbulkan masalah perilaku, masalah psikologis, dan sakit jasmani.

Mengelola Stress

Gejala – gejala stress dan pencegahannya harus dikenali dengan baik karena hal tersebut sangat dibutuhkan dalam mengelola stress yang terjadi pada diri sendiri atau orang lain. Menurut Cary Cooper dan Alison Straw (dalam Husein Umar, 2001, 34) bahwa gejala stress dapat dilihat dari 3 (tiga) sisi, yaitu :

1. Gejala fisik :

  • Nafas memburu.
  • Mulut dan kerongkongan kering.
  • Tangan lembab.
  • Merasa panas.
  • Otot-otot tegang.
  • Pencernaan terganggu.
  • Mencret-mencret.
  • Sembelit.
  • Letih yang tak beralasan.
  • Sakit kepala.
  • Salah urat.
  • Gelisah.

2. Tingkah laku (secara umum) :

– Perasaan :

  • Bingung, cemas, dan sedih.
  • Jengkel.
  • Salah paham.
  • Tak berdaya.
  • Tak mampu berbuat apa-apa.
  • Merasa gagal.
  • Tak menarik.
  • Kehilangan semangat.

– Kesulitan dalam :

  • Berkonsentrasi.
  • Berpikir jernih.
  • Membuat keputusan.

– Hilangnya :

  • Kreativitas.
  • Gairah dalam penampilan.
  • Minat terhadap orang lain.

3. Gejala-gejala di tempat kerja :

  • Kepuasan kerja rendah.
  • Kinerja menurun.
  • Semangat dan enerji menurun.
  • Komunikasi tak lancar.
  • Pengambilan keputusan yang jelek.
  • Kreativitas dan inovasi berkurang.
  • Bergulat pada tugas-tugas yang tidak produktif.

Gejala tersebut dapat diatasi dengan menyadari bahwa stress tidak dapat dihilangkan secara keseluruhan, jadi stress harus dikelola dengan baik agar tidak mengalami keadaan seperti semangat rendah, tingginya tingkat ketidakpuasan pegawai, pengambilan keputusan yang salah, rendahnya produktifitas dan kualitas kerja, dan sebagainya. Pencegahan sebagai obat stress dapat ditentukan dan dilakukan dengan mengetahui gejala-gejala stress yang timbul.

Patricia Buhler (2004, 368) menyatakan bahwa pencegahan terjadinya stress pada pegawai dapat dilakukan dengan 3 (tiga) tahap manajemen stress yaitu

  1. Pencegahan utama. Pencegahan ini dilakukan dengan menitikberatkan pada usaha menghilangkan atau mengurangi sumber stress. Usaha ini mencakup perencanaan ulang pekerjaan dan manajemen karir. Kedua usaha ini memperbaiki kendali individu atas pekerjaannya dan mengurangi ketidakpastian. Pencegahan utama berupa sikap optimisme, manajemen waktu, dan kegiatan rekreasi.

  2. Pencegahan sekunder. Pencegahan ini mencakup penyesuaian respon terhadap stresor. Usaha ini mencakup pembentukan tim (team-building). Pencegahan sekunder berupa berolah raga, latihan relaksasi, dan berdiet.

  3. Pencegahan tersier. Pencegahan ini merupakan terapi untuk penyembuhan gejala-gejala yang timbul. Usaha ini berupa program bantuan bagi pegawai seperti konsultasi, membuka diri dan kelompok self-help yang professional.

Nah … Semoga kita dapat mengelola stress dengan baik sehingga kita tambah bersemangat dalam menjalani kehidupan ini.

Selamat mencoba… semoga sukses.

Filed under: Evaluasi, Jurnal, , , , , , , , , ,

36 Responses

  1. designer handbags mengatakan:

    Do you know replica handbags?

  2. no matter what you are saying, you got it

  3. […] nalar (IQ) membuat otak kiri dominan. Sedangkan otak kanan terdesak, terhimpit dan mengalami stres. Sudah saatnya kita melatih emosi untuk menyeimbangkannya. Tapi ini semua kembali pada diri […]

  4. santi mengatakan:

    mas q mau tny gmn sih cr na klw d keluarga qt da tanda2 stress…….skp qt

  5. masdjoen mengatakan:

    om, stress positif ada gak ya??

  6. haniifa mengatakan:

    Bagusnya Capres dan Cawapress baca artikel ini yach… biar nggak sutresss😀

  7. Cenya95 mengatakan:

    @DIAAJENG : makasih … mawarnya.
    @wahyoe: silahkan lewat… tidak diganggu koq.
    @kezedot: kembali salam
    @annosmile: tiati ajah, Mas. jangan sampai terlewatkan… lho… stressnya.
    @itmam: makasih… semoga bermanfaat.

  8. itmam mengatakan:

    oh iya boss… sekalian save as page ini yah… syukron..🙂

  9. itmam mengatakan:

    kabar mas? sebernya mo ikut koment malu, tar dikira orang stress… *hayah*
    tapi tips-nya jitu banget, suatu saat pasti aku membutuhkannya, manusia tak pernah luput dari problem kehidupan, makasih pencerahannya, semoga kita semakin bisa memenej diri, hingga menjadi insan yang kamiL..
    semoga ^_^

  10. annosmile mengatakan:

    wah..
    jadi merasa stres setelah baca posting ini
    kok saya ada ciri2 seperti yg disebutkan diatas ya

  11. kezedot mengatakan:

    selamat malam
    selamat tidur
    datang di kezedot aza ya
    salam hangat dalam dimesi blue

  12. wahyoe mengatakan:

    orang stres numpang lewat😀
    salam kenal

  13. DIAJENG mengatakan:

    Biar ga stress…..aku kasih mawar dech…(*katanya minta buat hadiah pernikahan kan..) uhm..mau dikirim lewat pos…tiki..email…atau sms…(*hayah) atau ambil sendiri di melody Cinta Syurgawi aja dech…🙂

  14. Cenya95 mengatakan:

    @javanes:😀
    @haniifa, @cummank : yups… makasih
    @ciput mardianto, @harsa, @akbar, @ofaragilboy, @mahendra, @Sha : Banyak cara mengatasi stress… sesuai kebutuhan dan kemampuan diri.
    @ria manies : ditunggu komen lanjutannya.
    @muhamaze, @1nd1r4, @hmcahyo, @ekaria27, @kweklina : instropeksi diri nich.
    @kezedot : dah disruput 2 kali tuch.
    @Nug : Met makan mie, Mas.
    @pututik: silahkan.. semoga bermanfaat.
    @kenanga: okey… langsung ke istana mu.
    @novi : yaaaa… trus diingatkan ajah, mBak.

  15. novi mengatakan:

    jangan pd stres donkkkkkk

  16. kenangamu mengatakan:

    kalau aku stress ya aku ngeblog..

    salam kenal
    Kenanga

    maen keIstana aku yah

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: