FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Komponen Cadangan di Negeri seberang

Komponen cadangan sebagai bagian dari sistem pertahanan negara. Di negara lain, secara umum fungsi komponen cadangan dibagi menjadi: fungsi mobilisasi dan fungsi non-mobilisasi. Pola pengangkatan komponen cadangan yang umum dilakukan adalah pertama, enlistment, yaitu kewajiban bagi mereka yang memenuhi syarat kesehatan dan syarat-syarat lainnya. Kedua, recruitment melalui pendaftaran secara sukarela.
Beberapa konsep komponen cadangan dari negeri seberang, sebagai bahan perbandingan.

Asia Tenggara

Pada tingkat regional, dari segi demografis dan sosio-kultural relatif memiliki kesamaan dengan Indonesia, komponen cadangan juga dikenal di Filipina. Komponen cadangan terdiri dari dua bagian: Auxiliary Reserve Units, direkrut dari kaum sipil yang bekerja di sektor publik. Kedua, Citizens Armed Forces Geographic Units (CAFGUs), direkrut dari penduduk sipil biasa. CAFGUs dibagi lagi menjadi non-active military reserve dan militia units (kelompok paramiliter), bertugas melakukan aktivitas counter-insurgency. Khusus untuk Auxiliary Reserve Units (salah satu komponen pada reserve forces), para anggota diangkat dari kalangan sipil yang bekerja di sektor publik (pegawai negeri). Unit ini memang dimaksudkan untuk memberikan dukungan bagi tentara reguler. (Propatria, Perbandingan Komponen Cadangan Nasional di Beberapa Negara, 23 April 2003)

Sedangkan di Malaysia pelibatan warga negara dalam bela negara dikenal dengan nama Program Latihan Khidmat Negara (PLKN) atau Malaysian National Service. Landasan pembentukan bela negara berupa wajib militer di Malaysia sebagai upaya untuk menciptakan satu kesatuan sebagai warga negara Malaysia. Hal ini terjadi karena kuatnya politik ras dalam paradigma pembangunan Malaysia yang memberikan fasilitas yang lebih kepada kalangan bumiputera. Pelatihan berupa wajib militer di Malaysia dilakukan selama 3 bulan di camp pelatihan fisik dimana diisi oleh anak-anak muda dari berbagai etnis. Total waktu pelatihannya sendiri mencapai 9 bulan dan bisa diperpanjang 2 tahun.

Program Latihan Khidmat Negara tidak berlaku untuk pengidap sakit jiwa, cacat, orang yang menjalani hukuman, dalam perawatan sakit dan perawatan narkoba. Program Latihan Khidmat Negara (PLKN) adalah pelibatan masyarakat sipil sebagai implementasi strategy of denial yang mencegah pihak penyerang memperoleh kemenangan. (Musa Hitam, saat itu menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia menyatakan “what any aggressor will find is that we are like a lump of steel possible to swallow but imposible to digest”. Dikutip dari J Soedjati Djiwandono.)

Timur Tengah

Bela negara di Israel dinamakan Israel Defense Force (IDF). Latar belakang peperangan panjang dengan negara-negara Arab mengharuskan Israel memiliki kekuatan militer yang tangguh, apalagi jika dibandingkan dengan luas geografis yang terbatas dan jumlah penduduknya yang sedikit. Michael Mandelbaum. (The Fate of Nation: The Search for National Security in the Nineteenth Centuries. (Cambridge: Cambridge University Press. 1988)., hlm. 266-267.)

Israel memberdayakan dan melibatkan warga sipil dalam pertahanan negara. Keterlibatan masyarakat sipil berlaku wajib bagi semua orang bahkan kalangan imigran sejak usia 18 tahun. Masa bakti wajib militer ini memiliki keragaman sesuai kebutuhan IDF. Keterlibatan perempuan dalam bela negara hanya dibedakan lama baktinya saja (perempuan kurang dari 2 tahun dan laki-laki selama 3 tahun). Meski berlaku untuk semua pihak, bela negara dalam bentuk wajib militer tidak berlaku bagi kalangan minoritas, sakit fisik maupun psikologi, perempuan yang sudah menikah atau perempuan yang sudah memiliki anak, laki-laki dan perempuan yang mengabdikan hidup dalam dunia keagamaan dan bekerja dalam bidang sosial.

Teknis latihan pertahanan negara dilakukan melalui pelatihan selama 1 bulan dalam setahun hingga berusia 43-45 tahun dan bisa dimobilisasi ketika diperlukan (http://en.wikipedia.org/wiki/Israel_Defense_Forces#Reserve_Service).

Asia

India memisahkan antara reguler forces sebagai kekuatan utama dalam menghadapi perang. dan Paramilitary Forces yang dipersiapkan dan diperbantukan guna melaksanakan tugas internal. Dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan penguasaan teknologi yang tinggi secara teknis kemampuan regular force sudah mencukupi untuk mengawal kedaulatan negara. Kewenangan Regular Forces berada di bawah otoritas Ministry of Defense, sementara Paramilitary Forces berada di bawah otoritas Department of Home Affairs yang menunjukkan bahwa mereka diarahkan untuk melaksanakan tugas-tugas counter-insurgency (http://en.wikipedia.org/wiki/Central_Reserve_Police_Force)

Eropa

Sistem bela negara di Jerman dikenal dengan Wehrpflicht dan dikhususkan untuk warga sipil berjenis kelamin laki-laki selama 9 bulan. Wehrpflicht bisa diganti dengan kegiatan sosial yang diatur oleh peraturan pemerintah. Sebagai salah satu bentuk rekonsiliasi nasional, wehrpflicht tidak berlaku bagi anggota keluarga yang mengalami operasi pada zaman rezim Nazi. Pada zaman Nazi, Hitler pernah mewajibkan “wajib militer” bagi penduduk (laki-laki dan perempuan) yang berusia 18-45 tahun meskipun menurut Perjanjian Versailles (1919), Jerman dilarang mengadakan wajib militer. Sedangkan pertahanan negara dilaksanakan dengan wajib militer selama 18 bulan untuk laki-laki sipil.

Teknis pelaksanaan bela negara melaksanakan pertahanan negara di Jerman dilaksanakan saat seseorang memasuki usia 18-27 tahun. Pelaksanaannya sendiri pada tahun 2008 hanya satu tahun. Wehrpflicht tidak berlaku untuk dokter umum, guru, yang memiliki anak dengan usia kurang dari 3 tahun, sampai alumni lulusan universitas negeri yang memiliki pendidikan militer. Selama dinas wehrpflicht, warga negara yang mengikutinya mendapatkan hak-hak yang menjamin kebutuhan dasar (seperti upah yang disesuaikan dengan ranking, bonus, makanan tambahan dan lainnya).

Amerika

Di Amerika Serikat, komponen cadangan nasionalnya terdiri dari: (i) Marine Reserve Force; (ii) Naval Reserve Force; (iii) Air Force Reserve; (iv) US Coast Guard Reserve; (v) US Army Reserve; serta (vi) Army National Guard; dan masing-masing komponen mempunyai code of conduct sendiri. Untuk tugas menghadapi ancaman internal hanya dapat dilakukan US Coast Guard Reserve dan Army National Guard.

Pelaksanaan pertahanan negara dalam bentuk wajib militer di Amerika Serikat telah mengalami perubahan dalam pelaksanannya. Sejak berakhirnya perang dingin, Amerika telah mengakhiri wajib militer hingga kini. Baru pasca serangan terorisme tanggal 9 November 2003 dan perang Afganistan maupun Irak muncul rencana kembali mengaktifkan wajib militer.

Meskipun secara teknis wajib militer tidak lagi dilaksanakan, tetapi sejak 1980 kongres mencanangkan kembali bagi para anak muda laki-laki untuk mendaftar wamil melalui Sistem Seleksi Servis. Peraturan ini berlaku untuk semua anak laki-laki yang lahir pada tanggal atau setelah tanggal 1 Januari 1960 untuk mendaftar kepada panitia Sistem Seleksi Servis.

Pelaksanaan wajib militer di Amerika Serikat tidak berlaku bagi orang yang menganggap wajib militer bertentangan dengan kepercayaannya atau dikenal dengan conscientious objector. Tetapi penolakan conscientious objector jika hanya menolak wamil dalam hal kombatan namun tidak untuk pelayanan dalam militer, maka orang tersebut diberikan status non-kombatan servis dalam lingkup militer, tanpa pelatihan persenjataan. Jika ia menolak seluruh program dalam sistem seleksi, maka ia diberi alternative service dengan pekerjaan yang bersifat memberi kontribusi terhadap penyelenggaraan kesehatan, keamanan, dan kepentingan nasional. (Imparsial, hlm. 86-87. Dari segi intelejen, Amerika Serikat mengenal istilah army reserve military intelligence force yang memiliki core competence memdukung intelejen amerika serikat. Cathy D Kennard. Core Competence Of The U.S Army Reserve Military Intelligence Force. Tesis Master di Universitas Houston. 1999.)

Filed under: Pertahanan, Sejarah, , , , , , , , , , , , , , , , ,

13 Responses

  1. Oelil mengatakan:

    Wajib militer ??? kalo negar membutuhkan…ayo..sapa takut??? hehehe
    salam kenal..mas

  2. D3pd mengatakan:

    Semuanya kembali ke Mahkamah Konstitusi, ^_^…V chayoo

  3. ria manies mengatakan:

    jadi ngerti bagaimana sistem bela negara di belahan duniaaa…. nice post pak

  4. Mahendrattunggadewa mengatakan:

    Komponen cadangan hanya mungkin ada jika ada Undang-Undang wajib militer dan bela negara.

    Apalagi jika sistem pertahanan kita bukan pre-emptive.

  5. bluethunderheart mengatakan:

    malam bang……miss u hehehe…………
    pa cabar?
    salam hangat selalu

  6. info yang menarik, trim’s

  7. alamendah mengatakan:

    Tak ada wamil aja orang Indonesia pinter berkelahi apalagi kalau dilaksanakan wamil…

  8. mel mengatakan:

    lagi2 negara kita musti tengok kanan kiri biar bisa maju….

  9. debiSiDudud mengatakan:

    ..tulung dund kirimin cara daftar trus ngolah blog di technorati…
    aku tak bisa, aku masih pemula.
    kirim di e-mail
    d3by_dayw@yahoo.co.id

  10. javanese mengatakan:

    ..semangat..

  11. komuter mengatakan:

    wajib militer di Indonesia, boleh. namun bentuk latihannya seperti outbond…… jadi tidak ada perintah, yang ada permainan yang mengasikkan.

  12. debiSiDudud mengatakan:

    Wah, wah…..

    Salam KenAL

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: