FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Feature Dulu Baru … Berita

Kenapa ?

Feature pada hakikatnya adalah cerita yang berkisah. Feature melukiskan gambar dengan kata-kata; ia menghidupkan imajinasi pembaca; ia menarik pembaca agar masuk ke dalam cerita dengan membantunya mengidentifikasikan diri dengan tokoh utama.

Ingat ! Guru bahasa menekankan perlunya pengelompokkan materi yang berkaitan dalam satu paragraf. Wartawan mengorbankan bentuk tersebut agar mudah berkomunikasi. Jadi … Tulislah singkat dan sederhana. Kalimat majemuk yang panjang, kadang kala benar menurut tata bahasa, tapi bila ternyata pembaca tersesat dan bingung, penulis itu gagal berkomunikasi. Penggunaan kalimat sederhana lebih besar kemungkinannya untuk tidak menghadapi resiko kesalahan kata sambung. Tapi jangan lantas fanatik pada kalimat pendek. Kalau kalimat anda hanya terdiri dari pokok kalimat, kata kerja, dan obyek, saja sepanjang cerita, bisa membosankan.

Bagaimana cara membuat tulisan menarik dan enak dibaca ?

“Cerita feature adalah artikel kreatif, kadang-kadang subyektif, terutama untuk membuat senang dan memberi informasi kepada pembaca tentang suatu kejadian, keadaan atau aspek kehidupan.”

Mari kita tinjau unsur-unsur tersebut :

1. Kreatif. Penulisan feature memungkin untuk menciptakan sebuah cerita, meskipun terikat dengan etika bahwa tulisan harus akurat – karangan fiktif dan khayalan tidak boleh – kita bisa mencari feature dalam pikiran kita. Kemudian setelah mengadakan penelitian atau pengamatan terhadap gagasannya itu, kita menulis. Hasilnya berupa feature yang menarik.

2. Subyektifitas. Beberapa feature ditulis dalam bentuk “aku”, sehingga memungkinkan untuk memasukkan emosi dan pikirannya sendiri. Meskipun banyak penulis hanya memakai teknik ini bila tidak ada pilihan lain. Penulis biasanya menyukai petualangan dan pengalaman pribadinya agar tulisan itu “hidup”. Namun kesalahan umum pada teknik ini adalah kecenderungan untuk menonjolkan diri sendiri lewat penulisan dengan gaya “aku”. Penulis kawakan memakai pedoman : “Kalau anda bukan tokoh utama, jangan sebut-sebut anda dalam tulisan anda.”

3. Informatif. Feature, yang kurang nilai beritanya, bisa memberikan informasi kepada masyarakat mengenai situasi atau aspek kehidupan yang mungkin diabaikan dalam penulisan berita biasa di Koran. Misalnya, seorang penulis melakukan pengamatan dan wawancara terhadap subyek. Berita kecil dapat dianggap penting bila dilihat dari sudut lain.

4. Menghibur. Feature menjadi alat penting bagi surat kabar untuk bersaing dengan media elektronika. Dalam setiap topik, sasaran utama adalah bagaimana menghibur pembaca dan memberikan kepadanya hal-hal yang baru dan segar.

5. Awet. Feature dapat disimpan berhari-hari. Feature ini diset dan disimpan karena memiliki nilai cerita yang tidak akan musnah di makan waktu.

6. Panjangnya. Cerita feature panjangnya bervariasi. Minat pembaca lah yang harus menjadi patokan. Artinya “sepanjang anda menganggapnya masih menarik.” Penulis feature yang baik selalu sadar bahwa kata-kata yang tidak penting dan bertele-tele akan mengurangi kesempatan untuk dapat diterbitkan. Penulis juga sadar bahwa mengedit suatu tulisan adalah proses rumit karena tidak dapat begitu saja memotongnya. Materi harus dipotong secara cermat, kata demi kata, baris demi baris. Penulis harus menulis ringkas dan tidak bicara kesana ke sini, artinya tetap bersandar pada bahan tulisannya. Bila seenaknya memotong alinea yang sebenarnya menentukan.

Penulisan berita mengutamakan pengaturan fakta-fakta, sedang penulisan feature memakai teknik “mengisahkan sebuah cerita”. Inilah kunci perbedaan berita dan tulisan feature. Sebagian besar penulis feature tetap menggunakan penulisan jurnalistik dasar, karena ia tahu bahwa teknik-teknik itu sangat efektif untuk berkomunikasi. Tapi bila ada aturan yang mengurangi kelincahannya untuk mengisahkan suatu cerita, ia segera menerobos aturan itu. Tapi berprinsip bahwa kalimat harus logis dan benar tata bahasanya.

Penulis feature membutuhkan imajinasi yang baik untuk menjahit kata-kata dan rangkaian kata menjadi cerita yang menarik, tetapi imajinasi penulis tidak boleh mewarnai fakta-fakta dalam ceritanya. Intinya, cerita khayalan tidak boleh ada dalam penulisan feature. Feature tidak boleh berupa fiksi, dan setiap “pewarnaan” fakta-fakta tidak boleh menipu pembaca. Bila penipuan seperti itu terungkap, kepercayaan akan hancur.

Pada penulisan berita, setiap cerita ditulis dalam bentuk sama, piramida terbalik yaitu susunan tulisan yang meletakkan informasi-informasi pokok di bagian atas, dan informasi yang tidak begitu penting di bagian bawah sehingga mudah untuk dibuang bila tulisan tersebut diperpendek. Banyak feature menggunakan bentuk yang sama tetapi tidak ada pedoman yang tegas. Hal ini membuat sulit dalam penulisannya namun memungkinkan untuk mengembangkan kreatifitas dan kecakapan. Oleh karena itu penulis harus menggunakan teknik penulisan untuk menjaga agar semuanya ada di rel.

Pilihan teknik penulisan tergantung panjang dan jalannya cerita, bisa satu atau beberapa teknik. Banyak teknik untuk itu, namun ada 3 teknik pokok, yaitu :

1. Spiral. Sebuah teknik penulisan yang menekankan uraian terperinci dari paragraf sebelumnya pada setiap paragraf berikutnya.

2. Blok. Sebuah teknik yang menyajikan bahan cerita secara lengkap pada paragraph-paragraf yang terpisah.

3. Mengikuti Tema/Topik. Sebuah teknik yang setiap paragrafnya menegaskan kepala cerita (lead).
Selain itu, perlu juga memperhatikan teknik-teknik dasar penulisan yang dikenal dengan 4 senjata ampuh (fokus, deskripsi, anekdot, dan kutipan) agar tulisan tetap berada pada tempatnya.

Nah… bila ingin selamat buatlah kerangka tulisan.

Filed under: Bahasa, IBSN, , , , , , , , , , , , , ,

32 Responses

  1. cenya95 mengatakan:

    @soulharmony, @tuyi, @wi3nd:🙂😉
    @the bunglon’s: nyempetin ajah.
    @dobleh yang malang: makasih, baik.
    @mardoto: kembali salam.
    @atmakusumah, @hafid algristian: kembali kasih.
    @aji: ada… banyak.
    @komuter:😀

  2. Hafid Algristian mengatakan:

    hmm..
    saya baru tahu apa yang disebut sebagai feature.
    makasih, pak..😉

  3. […] bekerja keras untuk sebuah cerita, wajarlah bila kita menengok kembali pada jerih payah dan cerita yang dihasilkan dengan mengajukan […]

  4. komuter mengatakan:

    wah, baru nongol lagi nih……..
    salam kenal

  5. aji mengatakan:

    aji ke sini lagi….
    belum ada yang baru ??

  6. atmakusumah mengatakan:

    Wah teknik penulisan gini yang jarang banget saya perhatiin, padahal pengennya kaya gitu, tapi kadang2 kalo lg pengen nulis, langsung aja tulis sambil OL, langsung publish deh. Makasih Ilmunya ya…salam kenal…

  7. wi3nd mengatakan:

    haduch..aku malah maen nulis ajah..😀
    ketauan ban9ed ya ban9 ?
    harus belajar lebih la9i neeh..

    makasi ya infonya
    * balajar pelan pelan ahh🙂

  8. mardoto mengatakan:

    Good idea …. sukses selalu, salam dari yogya.

  9. dobleh yang malang mengatakan:

    apalagi blue bang
    ngasl banget nulisnya…makanya agak agak kampungan yah? hahahhaa………
    salam hangat selalu

    pa cabar bang?
    semoga sehat selalu yah

  10. The Bunglon's mengatakan:

    selamat berhari minggu mas cenya…?
    libur juga rajin nulis nih…?

  11. tuyi mengatakan:

    wah kalo saya nulis asal tulis euy….
    ga pake aturan..

  12. soulharmony mengatakan:

    saya ga bisa nulis panjang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: