FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Part 2 : Ke Perbatasan Provinsi Jateng – DIY

Dinas ke Provinsi DIY sangat menyenangkan karena suasana dan nuansa berwisata bersama teman belajar sangat berbeda dengan keluarga atau teman kerja. Penuh canda dan tawa selama perjalanan. Sepi merupakan pertanda tidur. Hanya berpikir kesenangan sendiri, saling menggangu, dan bebas bahkan lupa diri… maksudnya dah tidak jaga image (jaim.com sedang off line)😀 Jadi ingat lagunya Peterpan ”… bukalah topengmu…”

Rencana hari ini kembali ke Jakarta lewat Candi Prambanan dan Candi Borobudur.

Candi Prambanan atau Candi Rara Jonggrang merupakan mahakarya kebudayaan Hindu dari abad X. Postur yang langsing, setinggi 47 meter, tak tertandingi. (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), terbesar di Jawa Tengah. Dalam cerita rakyat, Rara Jonggrang dikenal sebagai putri Prabhu Ratubaka yang namanya diabadikan sebagai nama peninggalan kompleks bangunan di perbukitan Saragedug sebelah selatan Candi Prambanan. Candi ini terletak 13 km dari Klaten, menuju barat pada jalur ke Yogyakarta dan 17 km dari Yogyakarta menuju timur pada jalur jalan ke Surakarta.

Kompleks Candi Prambanan mempunyai 3 halaman. Halaman pertama berbentuk bujur sangkar, dikelilingi pagar berukuran 330 m x 330 m, merupakan halaman paling suci karena terdapat 3 candi utama (Siwa, Wisnu, Brahma), Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap  timur. 3 candi perwara (Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu.), 2 candi apit, 4 candi kelir, 4 candi sudut/patok. Halaman kedua juga berbentuk bujur sangkar, dikelilingi tembok berukuran 220 m x 220 m, letaknya lebih rendah dari halaman pertama. Pada halaman ini terdapat 224 buah candi perwara yang disusun atas 4 deret dengan perbandingan jumlah 68, 60, 52, dan 44 candi dan membentuk susunan konsentris ke halaman pusat. Halaman ketiga berukuran 110 m x 110 m. Ketiga halaman tersebut  dihubungkan oleh gapura yang searah dengan penjuru mata angin.

Ingin rasa hati memasuki wilayah ketiga candi tersebut, namun saying tangan tak sampai…😦 karena sedang dipugar. Menurut cerita di dalam candi Siwa yang terletak di tengah dan bangunannya paling tinggi, akan ditemukan 4 buah ruang. Satu ruangan utama berisi arca Siwa dan 3 ruangan lainnya, masing-masing berisi arca Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga ini lah yang disebut sebagai arca Roro Jonggrang. Di Candi Wisnu yang terletak di sebelah utara candi Siwa, akan ditemukan ruang arca Wisnu. Demikian juga Candi Brahma yang terletak di sebelah selatan Candi Siwa, hanya akan ditemukan satu ruangan berisi arca Brahma.

Candi perwara (pendamping) yang memikat hati adalah Candi Garuda terletak di dekat Candi Wisnu. Candi ini menyimpan kisah tentang sosok manusia setengah burung yang bernama Garuda. Garuda merupakan burung mistik dalam mitologi Hindu yang bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah, berparuh dan bersayap mirip elang. Diperkirakan, sosok itu adalah adaptasi Hindu atas sosok Bennu (berarti ‘terbit’ atau ‘bersinar’, biasa diasosiasikan sebagai Dewa Re) dalam mitologi Mesir Kuno atau Phoenix dalam mitologi Yunani Kuno. Garuda bisa menyelamatkan ibunya dari kutukan Aruna (kakak Garuda yang terlahir cacat) dengan mencuri Tirta Amerta (air suci para dewa).

Hiasan kompleks Candi Prambanan ini berupa relief arca dewa Lokapala (8 dewa penjaga arah mata angin) yang dipahatkan pada dinding luar kaki Candi. Dan terdapat juga relief cerita Ramayana dan Kresnayana yang dipahatkan pada dinding dalam pagar langkan Candi Siwa di candi Brahma. Relief Kresnayana dipahatkan pada dinding dalam pagar langkan Candi Wisnu. Relief lain yang menonjol adalah hiasan bermotif prambanan, yaitu suatu hiasan pada batur candi berupa seekor singa dalam posisi duduk yang diapit oleh pohon kalpataru (pohon hayati/pohon kehidupan).

Hiasan semacam ini hanya terdapat di candi Prambanan sehingga disebut dengan motif candi prambanan. Hiasan-hiasan lainnya yang banyak menghiasi dinding luar batur candi adalah pohon kalpataru yang diapit sepasang mahluk kayangan yang disebut kinara-kinari (mahluk berkepala manusia berbadan burung). Di sekitar candi Prambanan dapat dikunjungi pula beberapa candi Budha seperti candi Sajiwan, candi Lumbung, candi Sewu dan candi Plaosan.

Sedang asik tengok kanan kiri… eh ada turis mancanegara… setelah ditelisik ternyata dari Prancis… kucoba menyapanya… sekedar mempraktekkan bahasa Prancis. Kelu rasanya lidahku… saat bercakap-cakap walau hanya sekejap. Kulanjutkan lagi… keliling candi… eeh… ketemu gadis cantik, mahasiswi tahun kedua Universitas Negeri Yogya, Jurusan bahasa Prancis pula…. Praktek bahasa lagi dech… sambil duduk di pelataran candi.

Eeh… dapat sms dari ma cherie, setelah kulihat isinya …

Ma cherie : Jumatan dimana ?
Cenya95 : di Prambanan.
Ma cherie : Lho… bukan di Mesjid. Makanya jangan sering bolos ngaji.

*gedubraaaak.com*

Cenya95 : Yeee… Mesjid dekat kompleks Candi Prambanan.

Terima kasih ma cherie dah diingatkan… langsung ajah menuju TKP. Dan kulihat di pelataran mesjid, ada penjual pecel bersepeda. Makan nasi pecel ach… setelah shalat Jumat, meskipun kutahu, ada nasi ayam Kentucky menanti di bus. Kapan lagi… makan nasi pecel daerah Prambanan. Nasi pecelnya mudah dicari tapi penjualnya itu lho… belum tentu sama.:mrgreen: Satu pincu cukup… untuk mengganjal rasa lapar.🙂

Perjalanan masih jauh … Candi Borobudur tujuan berikutnya… sebelum back to Jakarta.

C.U.

Filed under: Indonésie, Jurnal, Monumen, Sejarah, , , , , , , , , , , , , , ,

10 Responses

  1. Monsters Vs Aliens mengatakan:

    I thought it was going to be some boring old post, but I’m glad I visited. I will post a link to this page on my blog. I am sure my visitors will find that very useful.

  2. prim mengatakan:

    jadi pingin balik ke jogja.. tapi kapan ya..

  3. Artiste peintre mengatakan:

    Un grand merci pour ce excellent article

    Amicalement

    Gilles

  4. ADAF mengatakan:

    waow… pelesir terus…
    salam untuk keluarga

  5. […] Part 2 : Ke Perbatasan Provinsi Jateng – DIY […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: