FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Ketahuan … dech

Masalah selalu ada dimana-mana dan tak bisa dihindari. Kejadian tadi siang, membuat gosip baru beredar di kampus. Beberapa teman menggoda bahkan sampai menyindir. Ika pun tersipu malu tapi pura-pura tak tahu. Kalau jadi beneran… enak juga … makan sepiring berdua terus… hemat !, bukan pelit tapi … perhitungan.:mrgreen:

Hari ini, Ika merasa senang karena Le mau menemani bercakap-cakap di pendopo bersama teman-teman. Ika merasakan perubahan sikap Le saat bercerita dan menanggapi masalah yang dialami teman-teman. Lebih gentle… persis seperti konsultan atau guru BP. Secara diam-diam, Ika mencuri pandang kepada Le, memperhatikan gerak bibir Le yang erotis … menari-nari di bawah kumis tipis. Ika ingin menyentuhnya tapi tak mungkin saat ini. Tidak perempuan saja memiliki pemikiran tersebut. Para pria pun pasti punya pikiran yang sama bila melihat bibir mungil wanita. Tidak dalam hitungan menit, lidah Le menyapu bibirnya. Semakin terpesona Ika dibuatnya. Le tidak sadar kalau sedang diperhatikan Ika.

”Haayoo… ketahuan… ya…?!”, sapa Putri

”Apa ?”, sahut Ika terkejut dan kelihatan agak panik, ”Kemana saja tadi… dicari-cari, tidak ketemu.” Ika mengalihkan pembicaraan.

”Ada di Kantin DW.” jawab Putri, ”Kamu mencari dimana ?”. Belum sempat Ika menjawab, Putri menambahkan, ”Pasti lupa dengan alam sekitar… kalau sudah berdua…”

”Bisa saja kamu, Put.” sahut Ika. Dan mereka pun tertawa. Membuat yang lain menoleh kepada mereka… penuh curiga.

”Ada apa ?” tanya Budi. Kebetulan Budi duduk dekat dengan mereka.

”Ah tidak…” jawab mereka serempak.

”Ini… orang Indonesia.” sambung Putri, ”Mau seenaknya saja. Susah diatur… maunya sendiri”. Putri mengalihkan pembicaraan. Ika merasa terselamatkan dan memandang Putri dengan tersenyum… manis, tampak sekali pipit lesung di kedua pipinya.

”Maksudnya ?” Budi penasaran dibuatnya.

”Ya… lihat saja. Di jalan raya, mereka sudah tidak mengindahkan lampu lalu lintas.” jelas Putri, ”Trotoar saja, sudah jadi jalur motor, bahkan jadi tempat kaki lima mangkal. Terus… jika ditertibkan… malah melawan dan minta ganti rugi… ngotot lagi…” Agak emosi Putri menerangkannya.

”Ha… ha… ha…, baru tahu, kamu Put,” sahut ku, ”Yang sederhana saja dech Put. Kamu tahu khan Alphabet ?” Kulanjutkan sebelum dijawabnya, ”Orang Indonesia menyebut vokal, bagaimana ?”

”a… i… u… e… o…”, jawab Putri.

Aku tahu Putri sedang belajar bahasa Prancis. Ini pertanyaan kedua ku kepadanya ”Nah… kalau orang Prancis, bagaimana ?”.

”a… e… i… o… u…” kata Putri dengan wajah polosnya, ”Terus hubungannya apa?” Putri masih belum mengerti arah pertanyaan ku.

”Ya… urutannya Putriiii,” sahut Budi, mengingatkan susunan alphabet.

”Orang Indonesia mengucapkan vokal berdasarkan enak didengar. Sedangkan orang Prancis diucapkan sesuai urutan alphabet.” sambung ku.

”Terus …?” tanya Putri yang masih belum paham.

”Artinya… sama dengan keluhan mu itu … lho.” sambung Budi.”Intinya… bikin aturan sendiri. Padahal sudah ada pakemnya.”

”Iya.. ya…”

”Jadi percuma dong…, ada aturan tapi tidak ditaati”, sahut Ika.

”Ya… tidak, Ka” sahut ku, ”Hanya kurang perduli dan tidak perhatian akan akibatnya. Dan sudah tertanam di benaknya untuk bertindak seperti itu, bahkan mungkin sudah menjadi budaya.”

”Tapi masih bisa dirubahkan ?” tanya Putri.

”Ya… butuh waktu yang lama. Merubah mindset, tidak lah mudah.” kata ku sambil melihat jam tangan.

”Dah… mau pulang, Le” sindir Budi yang melirik jam tangannya juga. ”Hmm… jam lima seperempat.”

”Iya. yuck… pulang. Besok diteruskan lagi diskusinya… okey ?” ajak ku. Tak terasa waktu cepat berlalu. Bisa-bisa pulang malam lagi nich karena Aku harus mengantar pulang Ika. Ika senang bisa berdua lagi sepanjang jalan. Sebenarnya, Ika senang diantarku bukan karena itu, tapi takut dimarahi orang tuanya jika sampai rumah lewat maghrib.

Benar saja, sampai di rumah, Ibunya sudah menanti di teras. Kuperhatikan… wajahnya biasa saja tapi matanya tajam memandang kami. Tidak banyak berkata-kata… berdiri dari tempat duduknya dan langsung masuk. Kami pun masuk dengan rasa yang tidak enak di hati… Kuputuskan untuk langsung pamit pulang, ”Ibu mu mana ? Aku pulang saja… ya ?”

”Nanti saja…, ada yang ingin kubicarakan.” Ika menahan ku agar lebih lama berada di rumahnya. Maunya seperti itu, tapi lihat suasananya tidak memungkinkan. Ika pun memaksa ku untuk tetap tinggal sebentar. Ika pun langsung bercerita dan membuatku bertahan di sana untuk menanggapi ceritanya. Akhirnya sampai pukul 23.15, aku baru bisa pulang, meskipun dengan agak memaksa dan ada sedikit perselisihan paham. Akan kah selalu seperti ini setiap hari bila berjumpa … lupa diri… menang sendiri.

Tidak seperti biasanya. Ika langsung tidur setelah Le pulang. Melupakan apa yang telah terjadi.

to be continued

Filed under: Bahasa, cenya, Cerpen, Civilisation, IBSN, Indonésie, Jurnal, NaBloPoMo09, , , , , , , , , , , , , , , ,

34 Responses

  1. Dreama Jabali mengatakan:

    Hi! I found your page on another site .Check my best rakeback web. It’s really good written and it helped me a lot.

  2. Elmo mengatakan:

    Pretty good article. I just stumbled upon your blog and wanted to say that I have really enjoyed reading your opinions. Any way I’ll be coming back and I hope you post again soon.

  3. Pakde Cholik mengatakan:

    bibirku sampai mlongo membaca cerpen ini
    asyik juga kayaknya
    salam hangat dari Surabaya

  4. nadiafriza mengatakan:

    oh ya ampun ini cerpen toh..? pantesan bingung hehe🙂

    oke oke.. ditunggu lanjutannyaa

  5. orange float mengatakan:

    wah masih berlanjut ya cerpennya.

  6. hellgalicious mengatakan:

    lama ga nongol disini
    selamat hari raya idul fitri
    mohon maaf lahir dan batin

  7. aming mengatakan:

    izin berkunjung….
    baca dulu yeee….

  8. husnun mengatakan:

    Wah, sudah lama gak berkunjung ke sini, tetap eksis. Selamat Idul Fitri, maaf lahir batin

  9. wawoetz mengatakan:

    Le, memperhatikan gerak bibir Le yang erotis … menari-nari di bawah kumis tipis …. (merinding juga mbayanginnya)😀 …hihihi..
    cepetan ya nulis lanjutannya B-)..😀

  10. Muhammad saroji mengatakan:

    Ceritanya bagus, tak tunggu kelanjutannya.
    Salam kenal

  11. wi3nd mengatakan:

    apa yang dikatakan ika pada putri??

    *jadi penasaran :D*

  12. oRiDo™ mengatakan:

    “Sebenarnya Ika senang diantarku bukan karena itu tapi takut dimarahi orang tuanya”

    itu itu apa yah ??
    *polos MODE ON.. hehehe*

  13. napi mengatakan:

    ada2 ja cerita jaman sekarang… kreatif2… kalau kelanjutannya dah keluar, bilang2 Pak…

    makasih banyak dah komen….

  14. septarius mengatakan:

    ..
    Ah, nanggung Pak..
    Ditunggu kelanjutannya..😉
    ..

  15. azkaazzahra mengatakan:

    sa;am ketauan.

  16. kawanlama95 mengatakan:

    hmm mengingatkan tentang masa lalu yang perlu dikenang.Selamat mudik pak

  17. pututik mengatakan:

    hehehehe… huhuhuh…. hahahahah…., dasar !?

  18. wahyoe mengatakan:

    ketahuan dech kalo blm selesai ceritanya😀

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: