FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Korban (IH: sesi 5)

Masa kenaikan kelas pun tiba. Hari ini, Raport dibagikan, para orang tua terlihat berwajah harap-harap cemas akan prestasi belajar anak mereka. Demikian pula dengan ku. Kulihat anakku tampak ceria, tenang dan serasa tidak ada beban terhadap hasil yang dicapainya. Bermain dengan teman sekelasnya.

Sebelum mengambil raport, Wali Kelas V, Pak Bakrie, menjelaskan rencana pembangunan ruang laboratorium. Sayangnya dia tak berani menerima uang sumbangan pembangunan tersebut. Sebuah jempol kanan untuk keberaniaan menolak pemberian uang tersebut. Alasannya sederhana yaitu pihak Sekolah atau Komite Sekolah dilarang menambah atau mengurangi bagunan sekolah. Sekolah ini baru selesai direnovasi tahun lalu, ditambah lahan sekolah terbatas. Sebuah tindakan mencari aman dan selamat. Dikatakan demikian, Dia mengetahui bahwa antara Komite Sekolah dan pihak Sekolah belum ada kesepakatan tentang pembangunan ruang tersebut. Pihak Sekolah telah memutuskan untuk memungut uang pembangunan sebesar Rp. 100.000,- per siswa dan segera melaksanakan pembangunan ruang laboratorium karena sudah terkumpul kurang lebih Rp. 5.000.000,-. Sementara Komite Sekolah berkeinginan meminta ijin terlebih dahulu ke Dinas Pendidikan Dasar dan mencari sponsor kepada Masyarakat Peduli Pendidikan.

Berita pihak Sekolah telah menggumpulkan uang pembangunan sampai juga ke telinga Komite Sekolah. Mereka tidak setuju karena memberatkan beberapa orang tua murid yang tidak mampu. Tindakan yang diambil adalah mengembalikan uang pembangunan meskipun beberapa orang tua murid tidak mau mengambil resiko untuk menentang kebijakan pihak Sekolah. Mereka berpikir bahwa anaknya masih bersekolah di sana dan takut anaknya diintimidasi oleh guru kelas. Mereka pun berusaha membayarnya. Entah bagaimana caranya mereka memperoleh uang tersebut

Tragis… memang. Pemerintah sudah membantu masyarakat dan Sekolah melalui program 9 tahun wajib sekolah dan pemberian bantuan dana BOS/BOP. Meskipun kontrol kurang berperan karena ketidaktahuan masyarakat untuk menyalurkan hasil pengawasan terhadap penggunaan dana BOS/BOP. Kemana ? dan Kepada siapa ?

Perdebatan itu pun dihentikan Pak Bakrie karena hari sudah siang dan raport harus segera dibagikan. Masalah tersebut akan dibahas di lain hari. Pak umar pun memanggil satu persatu hingga…

Nama anakku dipanggil. Sebuah tanda bahwa giliranku yang mengambil raport. Nyaris Tidak ada komentar dari Pak Bakrie tentang perilaku belajar anakku di kelas dan di sekolah. Kulihat Dia mendapat peringkat pertama, tidak seperti biasanya.

”Lho… Yuan ?” tanya ku kepada Pak Bakrie.

”Yuan merosot prestasinya karena sering tidak masuk di semester 2”, jawab Pak Bakrie, ”Sakit”, lanjutnya sebelum kutanya lebih lanjut. Aku hanya mengangguk kecil.

”Terima kasih, Pak” kataku sambil menyalaminya, berpamitan.

Saat keluar… di depan kelas V, kulihat Ajang duduk menyendiri di pojok kantin sekolah, menunggu Bunda nya. Wajahnya murung dan tak bercahaya. Pasti dia mengulang pelajaran di kelas V, pikir ku, akibat terlalu banyak tidak masuk dengan alasan tidak suka dengan wali kelasnya.

Ingin kuhampiri dia, tapi kaki ku tertahan oleh rasa tidak enak di hati. Lain waktu bila ku berjumpa dengannya kan kutanyakan, setidaknya memberi nasihat bahwa belajar itu senang pada materi ajarnya bukan pada gurunya, meskipun pengaruh guru sangat besar dalam pembelajaran dan pembentukan karakter anak didik.

Filed under: cenya, Cerpen, Curhat, IBSN, Indonésie, NaBloPoMo09, , , , , , , , , , , , , , ,

8 Responses

  1. […] karena itu, dia tidak masuk sekolah. ”Sudah berapa hari tidak ke sekolah, dik […]

  2. […] tidak… dapat kutanyakan kepada anakku, apakah ia mengenalnya. Semoga saja dapat terungkap kasus […]

  3. […] ”Kemana ? Komite ? Pengurus komite sekolahnya saja mengundurkan diri.” […]

  4. […] kita lihat saja.”, tantang Ujang, ”karena saat kenaikan kelas ke kelas III, Orang tuanya ditawari oleh wali kelasnya. Mau dinaikkan atau tidak ke kelas IV. Orang […]

  5. Yahya mengatakan:

    mampir salam kenal mba…

  6. komuter mengatakan:

    mampir…
    salam kenal pak

  7. SITI FATIMAH AHMAD mengatakan:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Cenya…

    Setiap kali bicara tentang guru, anak sekolah dan dunia pendidikan, hati saya selalu tersentuh betapa banyaknya tantangan yang harus dilalui oleh semua pihak untuk menjadi orang yang benar2 jujur, ingin belajar dan tidak mahu menjadi korban.

    Tulisan mas di atas, memberi gambaran tentang kehidupan dunia pendidikan yang selalu berhadapan dengan karenah birokrasi yang akhirnya banyak merugikan anak-anak sekolah sendiri.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.

    • Cenya95 mengatakan:

      Sebuah sistem yang mahu tak mahu harus dilalui. Pasti ada yang dirugikan dan diuntungkan. Di dunia pendidikan, sadar atau tidak, guru lah yang menentukan dalam pembentukan karakter anak didik karena tindak tanduk dan tingkah laku guru yang dijadikan teladan anak didik. Bukankah begitu ?
      Salam kembali.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: