FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Mlancong to Batu 3

Episode : Mengejar Hiburan Malam

Mencari hotel di Kota Batu sangat lah mudah tapi cari yang pas dan sesuai selera agak repot. Dengan perhitungan kami berlima maka dipilihlah kamar Family 4 untuk 4 orang. Ruangannya cukup luas untuk beristirahat. Kamar ini sangat praktis dan nyaman untuk beristirahat bagi keluarga. Apalagi setelah mengejar wisata sejarah di kota Malang.

Pukul 18.30 WIB sesuai janji, kami sudah siap pergi ke Batu Night Spectacular (BNS). Aku ke tempat parkir, mencari Luki. Tidak ada. Ku kembali ke kamar.

“Sudah ada, Mas ?” tanya istriku.

“Belum.. aku mau telpon dia.” sambil kuraih HP ku yang sedang discharge. kemudian kutelpon dia.

“Luki… dimana kamu ?”

“Di tempat parkir, Pak.”

“Lho… tadi saya lihat tidak ada. Di sebelah mana ?”

“Maaf Pak, Saya baru sampai.”

“Pantas.” Kataku, ”Ayo kita berangkat ! Luki sudah datang.”

Kami segera ke tempat parkir. Belum sampai di tempat, kulihat mobil APV Hitam sudah ada di depan pintu Hotel.

“Malam.. Bapak” sapanya.

“Malam,” jawabku, “Kita ke BNS, Mas. Tapi cari tempat makan dulu di sekitar BNS. Makan malam sebelum masuk ke arena BNS.”

“Ya.. Pak.”

Perjalanan menuju BNS ternyata ramai… luar biasa… padat merayap. Terasa lama sampai ke BNS padahal jaraknya sudah dekat. Perut pun sudah menjerit minta diisi. Akhirnya cari tempat makan… seketemunya. Dapatlah lokasi kuliner di dekat BNS dan halaman tempat tersebut ternyata digunakan juga untuk parkir kendaraan kecil, pengunjung BNS.

Selesai makan masakan tradisional, kami pun menuju pintu masuk BNS. Malam ini, banyak sekali pengunjung BNS. Antrian masuk Arena BNS panjang sekali… meliuk-liuk. Tiket masuk BNS hanya untuk masuk arena saja. Bila ingin masuk atau bermain di  wahana harus membeli tiket atau token. Beda sekali dengan Dunia Fantasi,  main atau tidak bayarnya sama. Tapi tidak di BNS, tergantung keinginan pengunjung.

Wahana pertama yang kami kunjungi adalah wahana mengejar hantu. Ada dua tiket untuk masuk ke wahana ini. Kita boleh pilih salah satu tiket yaitu naik kendaraan atau jalan kaki. Karena ketidaktahuan kami tentang jarak tempuh rute di dalam wahana, kami pilih naik kendaraan, semacam kereta rollercoaster. Tempatnya seram namun kami lebih banyak tertawanya karena melihat ketakutan pengunjung lain yang memilih jalan kaki.

“Jangan takut, Dik,” kataku setengah teriak, “ Bilang aja kalo sesama jenis jangan saling ganggu.”

Setelah wahana mengejar hantu, kami menuju arena bermain Gokart. Cukup puas karena satu tiket untuk dua putaran. Tidak banyak yang ingin bermain di arena ini. Sayang sekali.., tidak jadi balapan.

Sasaran berikutnya adalah Taman Lampion. Sungguh indah dan luas. Tidak kami sia-sia kan kesempatan ini untuk berphoto ria, jepret sana… jepret sini… hampir di setiap lampion. Semua pengunjung, tidak tua… tidak muda berphoto. Susah juga mendapat kesempatan photo sendiri dengan hasil yang bagus. Terganggu lalu lalang orang. Harus sabar untuk photo di setiap lampion.

Hari sudah larut malam, saatnya untuk pulang. Mencari jalan keluar ternyata susah karena kurangnya rambu exit dan kalaupun ada tertutup oleh kios-kios suvenir. Memang strategi bagus untuk pemasaran. Menjerat minat pengunjung untuk membeli suvenir sebelum pulang. Sayangnya kami tak sempat membeli… mungkin lain waktu.

Kami ingin segera kembali ke hotel agar dapat beristirahat lama karena besok membutuhkan banyak tenaga untuk berpetualang.

Episode sebelumnya                                              Episode berikutnya

Filed under: Article, cenya, Cerpen, Civilisation, IBSN, Indonésie, Jurnal, NaBloPoMo09, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

12 Responses

  1. […] Episode sebelumnya … Episode berikutnya […]

  2. […] Episode sebelumnya … Episode berikutnya […]

  3. salam persahabatan yaaa…:)

  4. Parama Dharma mengatakan:

    makasih infonya yaaa…

  5. pututik mengatakan:

    jadi kayak anak2 lagi ya mas kewahana hantu, tapi kok artikel ini ada 3 yah.

  6. Nisa mengatakan:

    waah mending bobo ,, heheee

  7. Munah Komalasari mengatakan:

    jadi pingin nyoba…..kayaknya asik…

  8. SITI FATIMAH AHMAD mengatakan:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Cenya…

    Saya jarang melakukan liburan waktu malam kerana siang harinya sudah penat ke sana sini. jadi malam lebih kepada acara makan dan istirehat.

    Lain kali, mahu dicoba juga acara liburan malam yang tentunya punya kemeriahan tersendiri. Wah… mengejar hantu juga bisa jadi satu wahana yang menghiburkan. Apa pernah jumpa hantu sebenarnya ya di sana. Mungkin ada bercampur-campur dengan hantu palsu…hehehe.

    Kasihan yang berjalan kaki, pasti tidak sabar mahu kabur dari wahana itu dan lelahnya lebih terasa kerana ketakutan. Kenapa nggak disuruh baca doa menghalau hantu aja mas… hehehe.

    Berpetualang itu, maksudnya apa ya ?
    Saya kurang faham.😀

    Salam ceria.

    • Cenya95 mengatakan:

      takut… mungkin tidak. terkejut… iya. ketemu hantu bukan lari tapi berdoa, bisa karena biasa dilakukan, problemnya blum pernah bertemu yang asli.., bu.
      berpetualang = adventure.😀
      salam kembali ceria

  9. Yahya mengatakan:

    wah…seru banget liburan hiburan malamnya….

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: