FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Day 1 : Jakarta – Bukittinggi via Pekanbaru

Hari yang dinantikan tiba. Rencana yang telah dibuat akan dilaksanakan. Semoga lancar, pergi pulang dalam kondisi sehat segar bugar. Amiinnn…

Kami khawatir akan terjadi kemacetan karena musim liburan baru dimulai. Dini hari, kami berangkat ke Terminal 1C Bandara Soetta, mengejar penerbangan pertama CGK ke PKU dengan maskapai Citylink. Ternyata perjalanan dari rumah ke Bandara lancar tanpa halangan. Kami langsung check-in. Tidak lama menunggu, kami sudah diminta untuk boarding. Pesawat dengan nomor flight QG 936 berangkat pukul 05.25 dari Jakarta (CGK) dan diperkirakan mendarat pukul 07.20 di Pekanbaru (PKU). Tidak seperti biasanya, penumpang di bagian pesawat berkelakar dan berpantunria, mencari perhatian. Cukup berhasil karena beberapa penumpang tertarik untuk menoleh dan mencari siapa yang membuat gaduh. Tampak wajah yang tidak asing, anggota Coboy Junior. Kasihan… mereka mendapat respon biasa saja. Maklum para penumpangnya banyak orang tua.

Sampai di Pekanbaru, saat kami keluar Bandara Sultan Syarif Kasim II, Lanud PKU malam dan siangkami disambut dengan lagu “Bidadari jatuh dari surga” dan sudah dijemput dengan L300 berplat kuning. Kami langsung menuju Bukittinggi dengan menggunakan mobil carteran. Sesuai perjanjian sewa mobil, kami harus mengisi bensin sendiri. Kami mengisi bensin di SPBU dekat bandara. Setelah full, mobilnya tidak mau distarter. Kami memberitahukan ke rental mobil untuk meminta ganti mobil dan diberikan mobil Inova berplat hitam. Kami kehilangan waktu 30 menit untuk menunggu mobil pengganti tiba. Di luar rencana kami dan awal perjalanan yang tidak mengenakan. Rencananya ingin menikmati perjalanan jadi tidak tercapai karena kami putuskan sewa mobil tanpa supir (bawa sendiri). Menjelang siang hari, perjalanan ke Bukittinggi dimulai. Tepat pukul 11.00, kami berhenti di Tanjung Alai, Bangkinang. Kami menikmati pemandangannya indah sambil makan mie dan minum kopi dan teh manis di kedai. Semua kedai yang ada di sana hanya menjual mie dan minuman. Setelah beristirahat sebentar, kami pun melanjutkan perjalanan ini.

Saat melintas di Muara Mahat, kami melihat papan arah yang menunjukan jalan masuk ke Situs Candi Muara Takus. candi muara takus dari timurKami pun menuju desa Muara Takus melalui jalan kecil (cukup untuk dua mobil) yang bergelombang. Untuk meyakinkan arah tujuan yang benar, kami bertanya kepada seorang pelajar dan dijawabnya sekitar 3 km lagi. Setelah berlalu sepanjang 3 km, kami ragu untuk melanjutkan perjalanan ini karena belum tampak tanda-tanda Situs cagar budaya tersebut. Kami bertanya kembali kepada penjual bensin eceran dan dijawabnya “terus saja, kemudian belok kanan, sekitar 4 km”. Hmm.. mulai meragukan arah yang diberikan, namun kami tetap melanjutkan perjalanan ke desa Muara Takus. Akhirnya sampai juga ke Situs Cagar Budaya Candi Muara Takus, setelah menempuh 15 km (Muara Mahat – Muara Takus). Hal yang menarik dari Candi Muara Takus adalah satu-satunya situs peninggalan sejarah yang berbentuk candi di Riau dan situs candi tertua di Sumatera. Selain itu, kunjungan ini merupakan sebuah pembuktian dari pelajaran IPS bagi anak kami.

Dalam catatan sejarah dinyatakan bahwa Candi Muara Takus merupakan kompleks candi Budha, terdiri atas empat candi yang disebut Candi Mahligai, Candi Tua, Candi Bungsu, dan Candi Palangka. Candi Mahligai merupakan bangunan candi yang dianggap paling utuh. Kompleks Candi Muara Takus MapsCandi ini memiliki pondasi berbentuk persegi panjang dan berukuran 10,44 x 10,6 m2 serta memiliki 28 sisi yang mengelilingi alas candi dengan pintu masuk berada di sebelah selatan. Pada bagian alas terdapat ornamen lotus ganda, di bagian tengah terdapat bagunanan menara silindrik dengan 36 sisi berbentuk kelopak bunga. Dan bagian atas bagunan ini berbentuk lingkaran. Candi Tua merupakan candi terbesar di antara bagunan lainnya. Candi ini berukuran 32,80 x 21,80 m2. Pada sisi sebelah timur dan barat terdapat tangga. Bangunan ini terbagi menjadi tiga bagian; kaki, badan, dan puncak. Bagian kaki terbagi dua; kaki pertama tingginya 2,37 m sedangkan kaki kedua tingginya 1,98 m. Pondasi candi mempunyai sisi 36 buah yang mengelilingi bagian dasar. Bagian atas berbentuk bundaran. Candi Bungsu bentuknya tidak jauh beda dengan Candi tua berada di sebelah barat Candi Mahligai dan berukuran 7,50 x 16,28 m2. Bagian pondasi bangunan memiliki 20 sisi, dengan sebuah bidang di atasnya dan terdapat bagunan berbentuk teratai. Candi Palangka berada di sebelah timur Candi Mahligai dan berukuran 5,10 x 5,7 m2.

Komplek situs cagar budaya Candi Muara Takus kurang didukung dengan fasilitas seperti air untuk pengunjung bila ingin wudhu dan ke kamar mandi.
at Bandrek HouseSetelah puas menikmati keindahan Candi Muara Takus, kami melanjutkan perjalanan dan kami beristirahat di Bandrek House. Sebuah rumah makan dengan hidangan utama Bandrek dengan aneka citarasa. Letaknya tepat dipinggir jalan lintas Sumatera Barat – Riau Km. 151 di Kabupaten Lima Puluh Kota. Pemandangannya sangat indah. Gunungnya tampak berlapis. Setelah makan pisang bakar dan minum bandrek, kami pun melanjutkan perjalanan ke Bukittinggi.
Rute yang akan kami lalui berikutnya adalah Kelok Sembilan. Kelok sembilan adalah ruas jalan berkelok yang membentang sepanjang 300 m di Jorong Aie Putiah, Kecamatan Harau dan merupakan jalan penghubung lintas tengah Sumatera dan Pantai Timur Sumatera.
panorama jembatan layang kelok 9Jalan ini memiliki tikungan tajam dan lebar 5 meter, berbatasan dengan jurang, dan diapit oleh Cagar Alam Air Putih dan Cagar Alam Harau. Di sekitar Kelok Sembilan, kini telah dibangun jembatan layang sepanjang 2,5 km terdiri atas enam jembatan dengan panjang 959 meter dan jalan penghubung sepanjang 1.537 meter. Jembatan ini membentang menyusuri dua dinding bukit terjal dengan tinggi tiang beton bervariasi mencapai 58 m. Jembatan Layang Kelok Sembilan yang baru saja diresmikan oleh Presiden RI, kami jadikan tempat pemberhentian keempat. Sekedar melihat keindahan konstruksi jembatan layang.

jembatan layang kelok 9Akhirnya.., kami masuk kota Bukittinggi telah larut malam, hampir pukul 22.00. Kami mencari alamat tempat kami bermalam, Grand Kartini Hotel. Sempat berputar-putar di pusat Kota Bukittinggi mencari Jl. Teuku Umar. Semua sudah lelah, ingin cepat sampai di Hotel dan segera istirahat untuk memulihkan kondisi karena besok, kami akan keliling kota Bukittinggi.

Sebelumnya …                                                               Hari berikutnya

Filed under: Article, cenya, Cerpen, IBSN, Indonésie, Jurnal, NaBloPoMo09, , , , , , , , , , , , ,

6 Responses

  1. […] Hari sebelumnya … Hari berikutnya … […]

  2. […] Sebelumnya … Hari berikutnya … […]

  3. SITI FATIMAH AHMAD mengatakan:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Cenya…

    Menarik sekali perjalanannya. Penuh dengan cerita dan warna warni keindahan panorama yang mengasyikkan. Jauh juga ya. Berwisata menggunakan kenderaan yang dipandu sendiri memang memberi pengalaman yang berbeza berbanding menggunakan jasa tourisme.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.😀

  4. Nisa mengatakan:

    waahh jadi pengen ke sanaa.. ^__^

    btw,,, ada gambar ibsn dan hiblogikoh di sidebar blog ini,, luar biasaa..🙂

    salah satu tag tulisan ini juga “IBSN”,,, *jadi kangen jaman sekitar 2009-2010 dulu..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: