FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Day 5 : to Kabupaten Siak

Pagi hari, selalu diawali dengan sarapan. Kali ini sarapan dekat kolam renang di Hotel Ibis Pekanbaru. Menunya lebih komplit dari hari-hari sebelumnya. Tentu saja berbeda menu yang disajikan di setiap hotel. Hari ini, kami menuju ke Kabupaten Siak. Kabupaten ini merupakan pusat Kesultanan Islam (Siak Sri Indrapura) terbesar di Riau. Istano kerajaan SiakWarisan kebesaran Kesultanan ini sampai kini masih tampak di berbagai sudut kota yaitu peradaban Melayu yang mengagumkan dan pantas dibanggakan. Salah satunya adalah Istana Kerajaan Siak yang dibangun oleh Sultan Assyaidis Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin, Sultan Siak kesebelas. Istana ini dikenal sebagai Istana Matahari Timur atau Istana Asserayyah Hasyimiah.

Kini istana ini dijadikan museum yang berisikan koleksi dari peninggalan Kerajaan Siak. Sebelumnya, Istana ini merupakan kediaman resmi Sultan Siak. Istana Siak berarsitektur corak Melayu, Arab, dan Eropa. Bangunannya terdiri atas dua lantai. Lantai bawah, terdapat enam ruang: ruang makan, ruang tunggu para tamu, ruang tamu kehormatan, ruang tamu laki-laki, ruang tamu untuk perempuan, ruang sidang kerajaan (digunakan juga sebagai ruang pesta). Lantai atas terbagi menjadi sembilan ruang, berfungsi untuk istirahat Sultan serta para tamu istana. Di atap istana terdapat enam patung burung elang sebagai lambang keberanian. Di halaman istana terdapat delapan meriam yang diletakkan sesuai arah mata angin, kemudian di sebelah kiri bagian belakang istana, terdapat bangunan kecil yang digunakan sebagai penjara.

Kami diharuskan melepas alas kaki bila ingin memasuki istana. Alas kaki diletakkan di depan pintu masuk istana. Harga tiket masuk sudah termasuk penitipan alas kaki. Beberapa peninggalan seperti surat perjanjian antara sultan dan beberapa kerajaan luar, silsilah raja-raja Siak, koleksi photo aktivitas kerajaan di masa lalu dan benda-benda peninggalan istana, mulai dari guci (buatan China) hingga piala ucapan selamat rakyat kepada sultan serta berbagai bentuk senjata tombak, keris dan pistol yang digunakan pada zaman perang.

dari bantaran sungai siakSetelah puas berkeliling Istana Siak, kami mencari tempat untuk makan ke arah bantaran Sungai Siak. Kami temukan ada beberapa rumah makan yang buka. Kami berhenti di depan salah satu rumah makan. Bantaran sungai siak dibuat beronjong sebagi jalan dilengkapi pagar pengaman. Penataan sederhana sangat tampak sebagai tempat peristirahatan di sepanjang sungai Siak.Pemadangan sungai Siak dan Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah yang ditawarkan di kawasan wisata ini.

D5 mesjid siak utuh 01Dari tempat ini, kami menuju Masjid Raya Sultan Syarif Hasyim yang megah. Masjid dengan lima kubah dan satu menara, diperkirakan dapat menampung 1.000 jemaah. Masjid ini terdiri atas ruang utama dan beranda, berhias ornamen dan ukiran Arab dan Melayu. Dilengkapi dengan perpustakaan, area parkir dan taman masjid yang tampak luas. Kami berkeliling menyusuri sudut-sudut masjid dan berphoto ria. Jarangnya pohon besar membuat pemandangan di sekeliling masjid tampak jelas di mata. Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah tampak jelas dari masjid ini.

D5 mesjid di siak

Jembatan tersebut memiliki panjang 1.196 meter, lebar 16.95 meter dengan dua trotoar masing-masing 2,25 meter dan diberi pagar pengaman. Ketinggian 23 meter di atas permukaan sungai Siakyang lebarnya sekitar 300 meter. Jembatan ditopang dua menara di sisi kedua tepi jembatan setinggi 80 meter.D5 Jembatan siak Pada puncak menara dirancang restoran yang dinaiki dengan lift untuk menerima wisatawan yang ingin menikmati kelokan sungai Siak. Sayangnya, kami tak sempat masuk ke menara tersebut. Jembatan itu dirancang sebagai ikon pariwisata Riau yang mempunyai ciri khas ukiran melayu, bermotif burung merak. Motif ini menghiasi tiang lampu sepanjang jembatan. Alangkah indahnya jembatan ini bila malam hari. Apaboleh buat, kami tidak dapat menikmati pemandangan tersebut di malam hari karena kami harus kembali ke Jakarta keesokan harinya.

Perjalanan yang cukup melelahkan dengan pemandangan perkebunan kelapa sawit sepanjang jalan.balimacafe Sebelum kembali ke hotel, kami mampir ke “Balima” di jalan Beringin 78. Ini kunjungan kami yang kedua ke cafe ini. Kunjungan pertama kami di tahun lalu, kami sangat terkesan akan sentuhan rasa masakan yang sesuai dengan selera kami. Cafe ini berpenampilan sederhana dengan tempat parkir yang cukup luas.hidangan Cocok sebagai tempat kumpul dan bersantai. Kami disuguhkan menu dengan berbagai sajian. Kami mencoba sajian ini cafe yang digemari para pelanggan Nasi Goreng Pattaya Spesial dan Mie Goreng Seafood. pataya-balima-cafeKami menikmati sajian dengan diiringi lagu yang terdengar lembut di telinga. Tak terasa hari sudah larut malam, kami pun bergegas menuju hotel karena malam ini, kami harus mengepak bawaan kami karena esok hari, kami kembali ke Jakarta.

Hari sebelumnya …                                               Hari berikutnya

Filed under: Article, cenya, Cerpen, IBSN, Indonésie, Jurnal, NaBloPoMo09, Sejarah, , , , , , , , , , , , ,

2 Responses

  1. […] « Hari berikutnya … Hari sebelumnya … » […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya

Halaman

Award

Dunia Nyata :

1. The Best Blog pada Lomba Blog Badiklat Dephan.

2. Juara Harapan Lomba WebBlog Korpri Dephan.

3. Winner Lucky Votter at 2nd IBSN Blog Award

Dunia Maya :

1. Award Nyante Aza Lae from Sarah

2. Award Gokilzz from Sarah

3. Award Oscar from Sarah

4. Special Award Special Day from Mahendra and from Aling

5. Friendly blogger award 2009 from Ofa Ragil Boy

6. Your blog is Fabulous from Newbiedika

7. Bertuah Award 2009 from Newbiedika and from wahyu ¢ wasaka

8. Kindly Blogger 2009 from Newbiedika

9. Smart Blogger from Newbiedika

10. Super Follower Award from Newbiedika

11. Your BLOG makes us SMILE from Newbiedika

12. Friendship Emblem from Newbiedika

13. Tutorit Friendship from Mahendra

14. Special Award Special 4U from Siti Fatimah Ahmad

15. Pasopati Award from Ali Haji, from newbiedika-fly, and from diazhandsome

16. Award Mawar Merah from OLVY

17. Bintang Wiki Wikipedia from Aldo Samulo

18. Award Perkasa - kau adalah yang terbaik from Siti Fatimah Ahmad

19. Award Truly Blogger from Pelangiituaku

20. Stylish Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad

21. Beginner Experienced Editor Wikipedia from Wagino & Mikhailov Kusserow

22. Very Inspiring Blogger Award from Siti Fatimah Ahmad.

23. Liebster Award from Siti Fatimah Ahmad.

enjoy-jakarta

logo-ibsn-11

hiblogikoh

%d blogger menyukai ini: