FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Warna Menara Eiffel


Memang tidak enak liburan Natal dan Tahun Baru, berdiam diri di rumah. Mo mengerjakan sesuatu… sudah rapih semua. Kuputuskan untuk jalan-jalan saja tanpa tujuan yang pasti. Aku ambil kameraku, sekedar jaga-jaga kalo ada momen yang bagus atau tempat yang bagus… untuk souvenir.

 

Jalan-jalan sore hari di Paris berakhir di Menara Eiffel. Banyak burung dara sedang makan rempahan roti yang diberikan oleh para turis. Kumanfaat momen ini untuk berfoto ria. Tiba-tiba penjaja gantungan kunci menawarkan miniatur Menara Eiffel dan kuperhatikan Eiffelnya berwarna biru. Koq dicat biru ? tanyaku. Dia bilang saat ini menara Eiffel diberi lampu berwarna-warni. Kali ini diberi warna biru sebagai lambang Uni Eropa dan menandakan bahwa President Prancis telah menjadi Ketua Uni Eropa.

 

Kutak percaya begitu saja… dan kuputuskan untuk melihatnya malam ini. Menjelang malam ternyata lampu Menara Eiffel mulai tampak. Penjaja itu tidak bohong kataku dalam hati sambil mengambil kamera dan kuabadikannya. Indahnya Eiffel di malam hari.  Ini ada beberapa foto sebagai bukti bahwa Menara Eiffel berwarna biru, kuning, dan emas.

 

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Filed under: cenya, Cerpen, Diskusi, France, IBSN, Monumen, NaBloPoMo09, , , , , , , , , , , ,

LoGiKa


Feodalistis yang diucapkan oleh Cantigi pada Pengkaderan kepemimpinan yang diharapkan, telah mengingatkan saya pada diskusi IAPI tentang La logique de l’honneur. Ringkasannya sebagai berikut :

“Feodalisme” adalah satu sistem politik, sosial dan ekonomi, di mana hubungan antara manusia ditentukan oleh suatu perjanjian antara Tuan yang tidak hanya memerintah tapi melindungi, dan Pelayan yang patuh tapi menerima perlindungan sebagai imbalan. Sistem ini muncul di abad ke-IX di Prancis karena runtuhnya kekuasaan kerajaan yang didirikan Carolus Magnus (Charlemagne dalam bahasa Prancis, Karl des Grosse dalam bahasa Jerman, lihat di sini).

Pola kekuasaan dari sentral menjadi lokal. Negara dan pemerintah pusat tidak lagi melindungi orang, yang harus mencari perlindungan di bawah naungan penguasa lokal. Saya tidak akan membicarakan jeleknya atau tidak feodalisme. Yang jelas, feodalisme juga mengandung kewajiban bagi si Tuan, yang harus melindungi bawahannya. Dalam konteks seperti itu lahirlah ideologi “le chevalier qui defend la veuve et l’orphelin” (ksatria yang membela janda dan yatim piatu). Adalah kewajiban seorang bangsawan, melindungi yang lemah : “Noblesse oblige“, keningratan membawa kewajiban, itulah pepatahnya. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Article, Diskusi, France, Indonésie, , , , , , , ,

Pertama X ke Puy-de-Dôme


Lanjutan dari klik
 
 

Tanggal 9 Juli merupakan hari keempat di kota Vichy. Seperti biasa, pagi-pagi sekali aku sudah berangkat ke Cavilam. Aku berjalan kaki dari rumah ke sana, maklum tidak angkot atau ojek. Di teras Cavilam, tempat orang Indonesia berkumpul, kami sibuk bercerita tentang pengalaman tinggal di rumah orang Prancis. Aku termasuk yang beruntung bila dibandingkan teman-temanku karena diperbolehkan mandi, dan melakukan apa saja sesuai kebiasaanku di Indonesia, kecuali makan dengan alasan mengenal makanan Prancis. Baca entri selengkapnya »

Filed under: cenya, Cerpen, IBSN, Jurnal, NaBloPoMo09, Vichy, , , , , , , , , ,

Kedua X di Vichy


Lanjutan dari klik
 
 
Selasa, 8 Juli merupakan hari ketiga di kota Vichy. Aku bangun pagi sekali karena ini hari pertamaku belajar di kelas ”Motiver à Apprendre, Apprendre à Motiver” dan ingin segera ke Cavilam. Tepat pukul 7 pagi, aku jalan kaki sambil menikmati suasana kota Vichy. Sepi sekali, tidak ada suara burung berkicau… seperti tidak ada kehidupan. Dari jauh kulihat gedung Cavilam, sangat bagus bentuknya. Ketika sampai di sana, kulihat teman-teman sudah berkumpul di teras Cavilam. Tampaknya mereka sedang curhat tentang tempat tinggal mereka. Baca entri selengkapnya »

Filed under: cenya, Cerpen, IBSN, Jurnal, NaBloPoMo09, Vichy, , , , , , , , , ,

Pertama X di Vichy


Ceritera sebelumnya klik 

 

 
Aku dan teman-teman dijemput dan langsung diantar ke kota Vichy. Perjalanan dari Paris ke Vichy hanya 5 jam dengan bus. Lumayan juga… duduk 5 jam, meskipun istirahat sebentar untuk makan siang. Perjalanan yang melelahkan tapi senang soalnya pertama x ke Kota Vichy. Kota Vichy adalah kota kecil yang terletak di Allier, tengah propinsi Auvergne, dan dijuluki Ratu Kota Air karena terkenal dengan sumber air mineralnya, tempat pemandian  yang memiliki kualitas terapi sejak Napoléon III sampai sekarang , serta kawah gunung Puy-de-Dôme.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: cenya, Cerpen, France, IBSN, Jurnal, NaBloPoMo09, Vichy, , , , , , , , , ,

Pertama X ke Prancis


Tidak disangka aku terpilih untuk mengikuti program Profs en France 2008. Kegiatan yang diadakan oleh Menteri Luar Negeri Prancis bekerjasama dengan Cavilam dan UPAC dilaksanakan setahun sekali. Pada tahun 2008, program ini diperuntukan untuk pengajar bahasa Prancis di China, India, dan Indonesia dengan alokasi peserta 100 orang. Indonesia mendapat 33 tempat dan salah satunya adalah saya. Betapa senangnya aku akan menjejakkan kakiku di Prancis. Baca entri selengkapnya »

Filed under: cenya, Cerpen, France, IBSN, Jurnal, NaBloPoMo09, Paris, , , , , , , , , ,

Perkembangan Kota Paris


Pada tahun 53 sebelum JC, kota Paris disebut Lutetia dan penduduknya disebut parisii. Saat itu luas Paris hanya sebesar ile de la Cité. Sejak jaman kerajaan Constance Chlore, kota Paris berkembang ke bagian kiri (la rive gauche) sungai Seine. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Paris, Pertahanan, Sejarah, , , , , , , , ,

Géographie de la France


Pour dessiner la France, c’est facile: il suffit de tracer un hexagone dont les côtés seraient éloignés de 1000 km. Ces côtés sont formés par des frontières naturelles, c’est-à-dire des mers (la Mer du Nord, la Manche, l’Océan Atlantique, la Mer Méditerranée) et des montagnes (les Pyrénées, les Alpes, le Jura, les Vosges). N’oublions pas non plus la Corse, ainsi que les départements et les territoires d’outre-mer (DOM-TOM): les Antilles françaises, la Réunion, Tahiti, la Nouvelle Calédonie, etc. Baca entri selengkapnya »

Filed under: France, Pelajaran Bahasa Prancis, , , , , , , , ,

Halaman

Arsip

Mutiara

Tops Ten

Banner

banner cenya95

<a href="https://cenya95.wordpress.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-2493" title="banner cenya95_2" src="https://cenya95.files.wordpress.com/2009/05/banner-cenya95_2.jpg" alt="banner cenya95" width="200" height="129" /></a>
banner cenya95
<a href="https://cenya95.wordpress.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-2493" title="banner cenya95_1" src="https://cenya95.files.wordpress.com/2009/05/banner-cenya95_1.jpg" alt="banner cenya95" width="95" height="107" /></a>
%d blogger menyukai ini: