FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Trip to Semarang around


Berlibur bersama keluarga besar sangat dinantikan. Bila kita memiliki rencana mengisinya dengan perjalanan wisata, pastilah liburan ini sangat mengasyikkan. Tak terbayangkan suasana selama perjalanan bila kegiatan ini dapat dilaksanakan.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Filed under: Article, Cerpen, Jurnal, Monumen, Sejarah, , , , , , , , , , , , , , , , ,

Part 3 : di Perbatasan Provinsi Jawa Tengah – Provinsi DIY


Satu pincuk nasi pecel ternyata tidak nendang, teman… Jatah makan nasi ayam Kentucky pun disikat habis… luar biasa… nafsu makannya. :mrgreen: Tiba-tiba ketua kelas teriak ”Berhitung…”. Hitungan mulai dari kursi belakang bus. Kuambil segera botol air minum… kuminum dua teguk… glek… glek… aach… ”Dua delapan” teriak suara disebelahku. ”Dua sembilan” lanjutku sambil menghalagi mulut… takut… ayamnya loncat… :mrgreen:

Setelah selesai berhitung, kami melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Indonésie, Jurnal, Monumen, Sejarah, , , , , , , , , , , , ,

Part 2 : Ke Perbatasan Provinsi Jateng – DIY


Dinas ke Provinsi DIY sangat menyenangkan karena suasana dan nuansa berwisata bersama teman belajar sangat berbeda dengan keluarga atau teman kerja. Penuh canda dan tawa selama perjalanan. Sepi merupakan pertanda tidur. Hanya berpikir kesenangan sendiri, saling menggangu, dan bebas bahkan lupa diri… maksudnya dah tidak jaga image (jaim.com sedang off line) 😀 Jadi ingat lagunya Peterpan ”… bukalah topengmu…” Baca entri selengkapnya »

Filed under: Indonésie, Jurnal, Monumen, Sejarah, , , , , , , , , , , , , , ,

Part 1 : Dinas ke Pemprov DIY


Melepas penat dengan berwisata memang mengasikkan. Bekerja sambil berwisata lebih menarik. :mrgreen: Secara berurutan dalam hitungan hari sudah dua tempat yang ku kunjungi. Kini Pemerintah Provinsi DIY telah menanti. Kunjungan kali ini, sedikit berbeda dengan dua sebelumnya karena memimpin rombongan besar (34 orang). Ehhh… kecil… lha hanya satu bus, koq. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Indonésie, Jurnal, Monumen, Sejarah, , , , , , , , , , , , , , ,

To Kelud Mountain – Blitar – Panataran Temple


Bangun tidur, kuterus cuci muka, tidak lupa sikat gigi. Habis itu, berangkat ke pasar, beli sego tumpang… 😆 😀 Sesuai rencana, hari ini, kami pergi ke Kelud Mountain, ziarah ke the Tomb of Bung Karno, dan mengunjungi Panataran Temple. Sebuah perjalanan panjang melelahkan tampaknya. Namun di luar dugaan, wisata kali ini sungguh menggairahkan. Bernafsu ingin melihat keindahan Kelud sebagai bukti perkataan orang banyak. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Indonésie, Jurnal, Monumen, Sejarah, , , , , , , , , , , , ,

Setelah Babel, Situs Trowulan


Kembali dari negeri seberang, kami mendapat tugas untuk berlibur ke Jawa Timur, tepatnya ke Mojokerto dan Blitar. Kali ini, bukan bekerja sambil berwisata tetapi benar-benar berwisata dengan keluarga. Sasarannya adalah situs Trowulan ( situs kota Kerajaan Majapahit), namun kegiatan ini dimanfaatkan juga untuk nyekar di desa Banaran; sebuah kebiasaan yang dilakukan orang saat menjelang bulan suci Ramadhan. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Article, Indonésie, Jurnal, Monumen, Sejarah, , , , , , , , , , , , ,

Warna Menara Eiffel


Memang tidak enak liburan Natal dan Tahun Baru, berdiam diri di rumah. Mo mengerjakan sesuatu… sudah rapih semua. Kuputuskan untuk jalan-jalan saja tanpa tujuan yang pasti. Aku ambil kameraku, sekedar jaga-jaga kalo ada momen yang bagus atau tempat yang bagus… untuk souvenir.

 

Jalan-jalan sore hari di Paris berakhir di Menara Eiffel. Banyak burung dara sedang makan rempahan roti yang diberikan oleh para turis. Kumanfaat momen ini untuk berfoto ria. Tiba-tiba penjaja gantungan kunci menawarkan miniatur Menara Eiffel dan kuperhatikan Eiffelnya berwarna biru. Koq dicat biru ? tanyaku. Dia bilang saat ini menara Eiffel diberi lampu berwarna-warni. Kali ini diberi warna biru sebagai lambang Uni Eropa dan menandakan bahwa President Prancis telah menjadi Ketua Uni Eropa.

 

Kutak percaya begitu saja… dan kuputuskan untuk melihatnya malam ini. Menjelang malam ternyata lampu Menara Eiffel mulai tampak. Penjaja itu tidak bohong kataku dalam hati sambil mengambil kamera dan kuabadikannya. Indahnya Eiffel di malam hari.  Ini ada beberapa foto sebagai bukti bahwa Menara Eiffel berwarna biru, kuning, dan emas.

 

Baca entri selengkapnya »

Filed under: cenya, Cerpen, Diskusi, France, IBSN, Monumen, NaBloPoMo09, , , , , , , , , , , ,

Halaman

Arsip

Mutiara

Tops Ten

Banner

banner cenya95

<a href="https://cenya95.wordpress.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-2493" title="banner cenya95_2" src="https://cenya95.files.wordpress.com/2009/05/banner-cenya95_2.jpg" alt="banner cenya95" width="200" height="129" /></a>
banner cenya95
<a href="https://cenya95.wordpress.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-2493" title="banner cenya95_1" src="https://cenya95.files.wordpress.com/2009/05/banner-cenya95_1.jpg" alt="banner cenya95" width="95" height="107" /></a>
%d blogger menyukai ini: