FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Mencari Akar Korupsi


Belajar dari Kazakhstan

Menarik menyimak tulisan antropolog, Cynthia Ann Werner (2004) “Gifts, Bribe, and Development in Post Soviet Kazakhstan”, Economic Development An Anthropological Approach (Jeffrey H. Cohen & Norbett Dann Heuser, eds.) New York: Altamira Press. Dalam tulisan itu, penulis mengemukakan bahwa gejala korupsi dan sogok menyogok yang marak di Kazakhstan, suatu republik yang dahulu adalah bagian dari Uni Soviet, merupakan proses kesinambungan dari tradisi kebudayaan masyarakat yang bersangkutan.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Article, cenya, Diskusi, IBSN, Indonésie, NaBloPoMo09, Politik, sosial, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Pemberian, Suap, Korupsi


Korupsi dan masyarakat tradisional
Menurut definisi sederhana korupsi adalah “penyalahgunaan milik publik untuk kepentingan pribadi”. Di sini terdapat dua konsep penting yang berseberangan, yakni “milik publik” dan “kepentingan pribadi”. Pada masyarakat tradisional, “public” dan “private” ini kerapkali kabur batasannya sehingga definisi korupsi di atas menjadi tidak mudah diterapkan pada masyarakat tradisional. Pada masyarakat tradisional, berbagai pranata sosial bekerja bersama saling tumpang-tindih, menyatu, sehingga batas kedua konsep tadi sukar diungkapkan secara eksplisit.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Article, cenya, Curhat, Diskusi, IBSN, Indonésie, NaBloPoMo09, sosial, , , , , , , , , , , , , , ,

Kekerasan Simbolik


Ketika Clifford Geertz menulis “Deep Play: Notes on The Balinese Cockfight” menjelang akhir 1960an, mungkin ia tak menduga bahwa pendekatan simbolisme yang digagasnya pada masa itu telah berkembang menjadi suatu cara pandang ilmiah yang sangat penting bahwa pada abad ke-21 ini. Dalam deskripsinya tentang “sabung ayam di Bali” itu, kebudayaan sebagai “sistem simbol” melekat pada kelakuan, gerak-gerik, dan tindakan manusia, tanpa jarak empirik. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Article, cenya, Diskusi, IBSN, Indonésie, Keamanan, Pertahanan, Politik, sosial, , , , , , , , , , , , , , ,

Deradikalisasi Agama


Ada sebuah istilah yang baru-baru ini muncul dan menjadi perbincangan banyak orang. Istilah itu adalah “deradikalisasi”. Menurut asal katanya istilah ini datang dari kata “radik” (dari bahasa Latin, radix) yang berarti “akar”, sehingga radikal dapat diartikan secara sederhana sebagai “perubahan mendasar dan menyeluruh”. Kaum radikal berarti orang-orang yang menghendaki dan bertindak untuk melakukan perubahan mendasar dan menyeluruh. Untuk konteks Indonesia sekitar satu dekade terakhir kata “radikal” ini populer digunakan untuk menyebut kelompok orang yang cenderung memaksakan ide perubahan dengan menggunakan kekerasan. Salah satu mode kekerasan adalah “teror” yang menimbulkan rasa kuatir, tidak aman, dan takut.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Article, IBSN, Indonésie, Jurnal, Keamanan, Pertahanan, sosial, , , , , , , , , , , ,

Bulan Asia Award


WikipediaAsianMonth-id

Kegiatan Bulan Asia Wikipedia di bulan Nopember 2015 menarik perhatian pengguna Wikipedia untuk diikuti. Syaratnya hanya membuat artikel bertopik Asia (bisa berupa budaya, geografis, politik, tokoh, dsb.) selain Indonesia, minimum 5 (lima) artikel; dan memenuhi kriteria berikut ini:

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Art, Article, cenya, contest, IBSN, Jurnal, lomba, NaBloPoMo09, , , , , , , , , , , , , , , ,

Dilema Seragam


Manusia membutuhkan pakaian untuk melindungi dan menutup tubuhnya. Seiring dengan waktu dan perkembangan kehidupan, pakaian digunakan sebagai simbol, bahkan dijadikan identitas pemakainya. Hampir semua kelompok, pasti memiliki pakaian seragam, mulai dari model sampai ke warna yang sama. Banyak pilihan yang disajikan dan yang diinginkan untuk membuat pakaian. Namun pakaian dapat menjadi masalah bagi setiap orang terutama saat digunakan sebagai seragam.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Article, cenya, Indonésie, NaBloPoMo09, Opini, Organisasi, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Kekuatan Maritim (Sea Power)


Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia merupakan harapan bangsa Indonesia. Harapan bangsa yang merangkak untuk mengibarkan kembali bendera kejayaan masa silam yang masih terpendam dalam visi pendiri bangsa. Tidaklah mudah, untuk membangun poros maritim dunia. Pembangunan poros maritim memerlukan sebuah ketahanan negara yang tangguh.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Article, Diskusi, IBSN, Indonésie, Keamanan, Opini, Pertahanan, , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Visi Maritim


backdropsVisi maritim akan menempatkan potensi kekuatan laut sebagai landasan penguatan struktur perekonomian, bukan saja sebagai media atau sarana transportasi melainkan sebagai sumber kekayaan alam. Laut sebagai warisan bagi seluruh umat manusia harus dikelola secara arif dan bijaksana agar bermanfaat bagi umat manusia (memberikan manfaat seperti transportasi, perikanan, pariwisata, penggalian berbagai sumber daya serta sumber energi). Sumber daya yang sangat besar, apabila kita dapat mengelolanya dengan baik.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Article, Indonésie, Keamanan, Opini, Pertahanan, , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Halaman

Arsip

Mutiara

Tops Ten

Banner

banner cenya95

<a href="https://cenya95.wordpress.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-2493" title="banner cenya95_2" src="https://cenya95.files.wordpress.com/2009/05/banner-cenya95_2.jpg" alt="banner cenya95" width="200" height="129" /></a>
banner cenya95
<a href="https://cenya95.wordpress.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-2493" title="banner cenya95_1" src="https://cenya95.files.wordpress.com/2009/05/banner-cenya95_1.jpg" alt="banner cenya95" width="95" height="107" /></a>
%d blogger menyukai ini: