FAITES COMME CHEZ VOUS

Beramal dengan ilmu dan pengalaman mulai dari rencana, organisasi, kontrol sampai evaluasi. Diharapkan dapat mencerdaskan bangsa demi negara tercinta, NKRI. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Bulan Asia Award


WikipediaAsianMonth-id

Kegiatan Bulan Asia Wikipedia di bulan Nopember 2015 menarik perhatian pengguna Wikipedia untuk diikuti. Syaratnya hanya membuat artikel bertopik Asia (bisa berupa budaya, geografis, politik, tokoh, dsb.) selain Indonesia, minimum 5 (lima) artikel; dan memenuhi kriteria berikut ini:

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Art, Article, cenya, contest, IBSN, Jurnal, lomba, NaBloPoMo09, , , , , , , , , , , , , , , ,

IBSN : Kerangka


Perubahan di blog “Faites comme chez vous” terhambat karena kesibukan melanda diriku di bulan ini. Hasilnya lumayan : banyak ilmu dan pengalaman yang ku dapat. Dan ku usahakan untuk berbagi ilmu dan pengalaman sesuai motto blog Cenya95. smilycurigaMeskipun sampai saat ini hanya mampu berjalan-jalan melintasi beberapa blog, lihat sana…lihat sini, baca sana…baca sini. Terus buat catatan kecil dech. 😀

Ada yang menarik perhatianku terutama alur cerita. Dan kesanku terhadap blog yang telah ku kunjungi sangat beraneka ragam. Kalau desain atau tampilan sangat relatif karena selera dan rasa. Ma’af bila tidak menyebutkan nama dan urlnya. :mrgreen: Maklum, khawatir akan ada ketersinggungan. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Bahasa, IBSN, , , , , , , , , , , , , ,

Mencari Ide, Mencari Segi


Kering tulisan … Kering cerita … Kurang naskah membuat blog kita tak berubah. Sebenarnya mudah saja untuk menulis sebuah cerita. Masalah utamanya adalah waktu untuk menulis. Banyak ide namun tak ada waktu untuk menulisnya. Atau banyak ide namun tak dapat menuangkannya menjadi sebuah tulisan. Mana yang anda pilih ? Baca entri selengkapnya »

Filed under: Bahasa, Opini, , , , , , , , , , ,

Feature Dulu Baru … Berita


Kenapa ?

Feature pada hakikatnya adalah cerita yang berkisah. Feature melukiskan gambar dengan kata-kata; ia menghidupkan imajinasi pembaca; ia menarik pembaca agar masuk ke dalam cerita dengan membantunya mengidentifikasikan diri dengan tokoh utama.

Ingat ! Guru bahasa menekankan perlunya pengelompokkan materi yang berkaitan dalam satu paragraf. Wartawan mengorbankan bentuk tersebut agar mudah berkomunikasi. Jadi … Tulislah singkat dan sederhana. Kalimat majemuk yang panjang, kadang kala benar menurut tata bahasa, tapi bila ternyata pembaca tersesat dan bingung, penulis itu gagal berkomunikasi. Penggunaan kalimat sederhana lebih besar kemungkinannya untuk tidak menghadapi resiko kesalahan kata sambung. Tapi jangan lantas fanatik pada kalimat pendek. Kalau kalimat anda hanya terdiri dari pokok kalimat, kata kerja, dan obyek, saja sepanjang cerita, bisa membosankan.

Bagaimana cara membuat tulisan menarik dan enak dibaca ? Baca entri selengkapnya »

Filed under: Bahasa, IBSN, , , , , , , , , , , , , ,

Proses Penulisan


Dari kegelisahaan seorang Kawanlama95, atau mungkin juga pernah terjadi pada kalian semua, sebagai berikut :

Pak nulis ternyata susah ya. Banyak yang akan ditulis namun teknik penulisaannya, saya masih terhambat. Jadi pesan yang aku inginkan khawatir bias dan tidak mencapai tujuan. Bisa bantu saya dalam menulis.

maka Cenya95 memberikan pencerahan secara teoritis dahulu, terutama manfaat dari kegiatan menulis dan tahapan membuat sebuah tulisan. Sebenarnya ilmunya sudah kita pelajari sejak di SD sampai Universitas, namun tak ada salahnya untuk mengingat kembali proses penulisan. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Bahasa, IBSN, , , , , , , , , , , , , , ,

Arti Wacana


Menyambung postingan sebelumnya… tentang sebuah wacana.
Beberapa definisi dan pendapat dari pakar-pakar bahasa mengenai wacana.  Dalam pengertian linguistik, wacana adalah kesatuan makna (semantis) antarbagian di dalam suatu bangun bahasa. Oleh karena itu wacana sebagai kesatuan makna dilihat sebagai bangun bahasa yang utuh karena setiap bagian di dalam wacana itu berhubungan secara padu. Selain dibangun atas hubungan makna antarsatuan bahasa, wacana juga terikat dengan konteks. Konteks inilah yang dapat membedakan wacana yang digunakan sebagai pemakaian bahasa dalam komunikasi dengan bahasa yang bukan untuk tujuan komunikasi. Menurut Hawthorn (1992) wacana adalah komunikasi kebahasaan yang terlihat sebagai sebuah pertukaran di antara pembicara dan pendengar, sebagai sebuah aktivitas personal di mana bentuknya ditentukan oleh tujuan sosialnya. Sedangkan Roger Fowler (1977) mengemukakan bahwa wacana adalah komunikasi lisan dan tulisan yang dilihat dari titik pandang kepercayaan, nilai, dan kategori yang termasuk di dalamnya. Foucault memandang wacana kadang kala sebagai bidang dari semua pernyataan, kadang kala sebagai sebuah individualisasi kelompok pernyataan, dan kadang kala sebagai sebuah praktik regulatif yang dilihat dari sejumlah pernyataan. Pendapat lebih jelas lagi dikemukakan oleh J.S. Badudu (2000) yang memaparkan; Baca entri selengkapnya »

Filed under: Bahasa, IBSN, , , , , , , , ,

Halaman

Arsip

Mutiara

Tops Ten

Banner

banner cenya95

<a href="https://cenya95.wordpress.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-2493" title="banner cenya95_2" src="https://cenya95.files.wordpress.com/2009/05/banner-cenya95_2.jpg" alt="banner cenya95" width="200" height="129" /></a>
banner cenya95
<a href="https://cenya95.wordpress.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-2493" title="banner cenya95_1" src="https://cenya95.files.wordpress.com/2009/05/banner-cenya95_1.jpg" alt="banner cenya95" width="95" height="107" /></a>
%d blogger menyukai ini: